
MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menghadiri resepsi Perayaan Hari Kelahiran Sri Baginda Kaisar Jepang yang diselenggarakan oleh Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar. Kegiatan berlangsung di Ballroom Lotus A Lt. 2, Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Jl. Andi Djemma No. 130, Makassar, Kamis (12/2/2026).
Resepsi kenegaraan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan bilateral Indonesia–Jepang, khususnya penguatan kerja sama antara Pemerintah Kota Makassar dengan berbagai institusi dan mitra strategis dari Jepang.
Acara diawali dengan pembukaan serta menyanyikan lagu kebangsaan Jepang “Kimigayo” dan lagu kebangsaan Indonesia “Indonesia Raya”, dilanjutkan dengan sambutan Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Mr. Ohashi, serta prosesi Penganugerahan Penghargaan Menteri Luar Negeri Jepang kepada Ibu Prof. Moriguchi atas kontribusinya dalam mempererat hubungan kedua negara.
Dalam momen tersebut, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi atas kontribusi Pemerintah Jepang dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor, termasuk pendidikan, investasi, lingkungan hidup, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia.
“Perayaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol kuatnya persahabatan dan kemitraan strategis antara Jepang dan Indonesia. Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Aliyah Mustika Ilham.
Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dalam suasana hangat yang mencerminkan hubungan diplomatik yang semakin erat antara Jepang dan Indonesia, khususnya di kawasan timur Indonesia.
Perayaan Hari Kelahiran Sri Baginda Kaisar Jepang tahun ini menegaskan kembali komitmen bersama dalam memperkuat kerja sama bilateral yang saling menguntungkan di masa mendatang.
Turut hadir dalam acara ini, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Vice Minister for Global Environmental Affairs Jepang Mr. DOI Kentaro, Konsul Jenderal Australia Mr. Todd Dias, Konsul Jenderal Filipina Mrs. Mary Jennifer, Unsur Forkopimda, dan Para pimpinan perusahaan Jepang. (*)









