NewsSulteng

Huabao Bangun 3 Masjid di Morowali, Diresmikan Bupati untuk Masyarakat Lingkar Industri

MOROWALI, NEWSURBAN.ID — Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan kembali ditunjukkan oleh Huabao Indonesia melalui peresmian tiga masjid di kawasan desa lingkar industri. Pembangunan sarana ibadah ini menjadi bagian dari strategi Environmental, Social, and Governance (ESG) sekaligus wujud tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Tiga masjid yang diresmikan yakni Masjid Nurul Hasanah di Desa Tondo, Masjid Nurul Falah di Desa Ambunu, dan Masjid Raudhatul Jannah di Desa Topogaro. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Morowali, Iksan Baharuddin Abdul Rauf, pada Rabu (18/3), dengan total nilai investasi mencapai Rp11 miliar.

Vice Director Huabao Indonesia, Gao Chunhua, menegaskan bahwa pembangunan masjid tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kehidupan sosial dan spiritual masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Pembangunan masjid ini merupakan bagian dari program CSR perusahaan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Kami percaya keberhasilan kawasan industri tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari keharmonisan hubungan antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat,” ujarnya.

Gao menambahkan, melalui PT Baoshuo Taman Industry Investment Group Indonesia, perusahaan berupaya menghadirkan pembangunan yang seimbang antara sektor industri, sosial, budaya, dan keagamaan.

Sementara itu, Bupati Morowali, Iksan Baharuddin Abdul Rauf, memberikan apresiasi atas kontribusi Huabao Indonesia dalam pembangunan fasilitas ibadah tersebut. Ia menilai langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran industri dapat berjalan seiring dengan pembangunan sosial masyarakat.

“Kehadiran industri harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Apa yang dilakukan hari ini membuka mata kita bahwa pembangunan ekonomi harus dibarengi dengan perhatian terhadap aspek sosial,” tegasnya.

Menurut Iksan, pembangunan tiga masjid dengan nilai investasi yang cukup besar menunjukkan adanya kolaborasi kuat antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun daerah.

“Total anggaran sekitar Rp11 miliar ini menjadi bukti nyata sinergi semua pihak. Ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga investasi untuk kehidupan spiritual masyarakat,” tambahnya.

Peresmian Masjid Nurul Hasanah di Desa Tondo pun menjadi simbol bahwa kemajuan industri di Morowali tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang religius dan berkarakter.

Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Desa Tondo, Iwan Bawi. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih atas pembangunan fasilitas ibadah ini. Ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” ujarnya.

Dengan hadirnya tiga masjid baru tersebut, diharapkan masyarakat di wilayah lingkar industri dapat semakin nyaman dan khusyuk dalam menjalankan ibadah, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan harmoni di tengah pesatnya perkembangan industri di Morowali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button