
BONE, NEWSURBAN.ID – Seorang pria bernama Rise (46), warga Dusun Panasae, Desa Tonronge, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, ditemukan meninggal dunia di aliran sungai wilayah setempat, Kamis (18/6/2026).
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap di sungai bersama sepeda motornya yang diduga terjatuh dari jembatan di sekitar lokasi kejadian sekitar pukul 07.00 WITA.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, penemuan jasad korban pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melintas di tempat kejadian perkara (TKP). Saat itu, warga melihat sebuah sepeda motor berada di sungai dan mendapati seorang laki-laki berada di bawah kendaraan tersebut dalam kondisi tidak bergerak.
Kapolsek Lappariaja, Iptu Suaib, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Saldi (30), yang merupakan Kepala Dusun setempat.
“Saat ditemukan, korban diperkirakan sudah meninggal dunia beberapa jam sebelumnya. Korban diduga terjatuh saat pulang dari kebunnya,” ujar Iptu Suaib.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari warga sekitar, korban diketahui kerap menginap di kebunnya. Karena itu, pihak keluarga, khususnya istri korban, tidak merasa curiga ketika korban tidak kembali ke rumah.
“Korban memang sering menginap di kebunnya sehingga istrinya tidak melakukan pencarian karena mengira korban masih berada di sana,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan awal terhadap tubuh korban, polisi menemukan sejumlah luka terbuka di bagian kepala, bawah mata kiri, serta samping mata kiri.
“Luka-luka tersebut diduga akibat benturan keras saat korban mengalami kecelakaan di sekitar jembatan sebelum akhirnya terjatuh ke sungai,” kata Iptu Suaib.
Hingga saat ini, dugaan sementara mengarah pada kecelakaan tunggal. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan kronologi pasti kejadian tersebut.
Sementara itu, pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.
Farhan









