Penjualan Veloz Hybrid EV Melonjak, Toyota Kuasai 66,2 Persen Pasar MPV Low

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — PT Toyota-Astra Motor (TAM) memperkuat posisinya di pasar otomotif nasional setelah New Veloz Hybrid EV mendapat respons positif dari konsumen.

Kendaraan Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) dengan teknologi Self-Charging Hybrid tersebut menjadi salah satu penggerak pertumbuhan penjualan Toyota, termasuk di area penjualan Kalla Toyota.

Hadir sebagai pelengkap jajaran kendaraan LMPV Toyota, New Veloz Hybrid EV menawarkan kombinasi kendaraan keluarga 7-seater dengan teknologi elektrifikasi berbasis Hybrid Electric Vehicle (HEV) yang diproduksi secara lokal.

Kehadiran teknologi hybrid pada Veloz turut mendorong peningkatan volume penjualan secara signifikan dibandingkan generasi sebelumnya.

Marketing General Manager Toyota-Astra Motor, Suliadin, mengatakan penjualan Toyota di segmen MPV Low hingga Agustus 2026 menunjukkan pertumbuhan yang cukup kuat.

“Hingga periode Agustus 2026, penjualan Toyota di segmen MPV Low mengalami peningkatan hingga 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025,” kata Suliadin.

Menurutnya, kehadiran Veloz Hybrid EV turut memperkuat dominasi Toyota di segmen MPV Low dengan pangsa pasar mencapai 66,2 persen.

“Hadirnya Veloz Hybrid EV terbukti mendorong dominasi Toyota di segmen MPV Low dengan market share 66,2 persen. Berbagai respons positif terhadap kehadiran unit ini menjadi pemacu semangat bagi kami untuk terus menghadirkan pilihan kendaraan yang relevan,” ujarnya.

Veloz Hybrid EV Jadi Pilihan Keluarga

New Veloz Hybrid EV menggabungkan mesin bensin 1.5 liter dengan motor listrik untuk memberikan efisiensi bahan bakar sekaligus mempertahankan karakter kendaraan keluarga.

Teknologi hybrid yang digunakan memungkinkan baterai terisi secara otomatis melalui sistem regeneratif dan kerja mesin, sehingga pengguna tidak perlu melakukan pengisian daya eksternal.

Konsep tersebut menjadi salah satu keunggulan kendaraan hybrid bagi konsumen yang menginginkan kendaraan elektrifikasi dengan penggunaan yang praktis untuk aktivitas sehari-hari.

Toyota juga mempertahankan fleksibilitas kabin 7-seater pada Veloz Hybrid EV. Tata letak baterai lithium-ion dirancang agar tidak mengurangi fungsi dan ruang interior kendaraan.

Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan yang efisien, teknologi hybrid dinilai semakin relevan, khususnya bagi konsumen yang menggunakan kendaraan untuk mobilitas harian.

Suliadin mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi menunjukkan adanya perubahan kebutuhan dan preferensi konsumen.

“Tingginya minat pelanggan terhadap jenis unit elektrifikasi serta antusiasme terhadap New Veloz Hybrid EV menjadi bukti kuatnya kepercayaan pelanggan,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi kelangkaan BBM yang terjadi saat ini juga membuat teknologi hybrid semakin menarik bagi masyarakat.

“Ditambah dengan situasi kelangkaan BBM yang terjadi saat ini, teknologi hybrid terbukti menjadi solusi paling praktis dan ekonomis bagi konsumsi harian masyarakat,” lanjut Suliadin.

Dilengkapi Toyota Safety Sense

Selain menawarkan efisiensi melalui teknologi hybrid, New Veloz Hybrid EV juga dibekali fitur keselamatan aktif Toyota Safety Sense (TSS).

Teknologi tersebut dirancang untuk membantu memberikan perlindungan dan meningkatkan keselamatan selama berkendara, khususnya bagi kendaraan keluarga.

Kehadiran Veloz Hybrid EV sekaligus mempertegas strategi Multi-Pathway Toyota dalam menghadirkan beragam pilihan teknologi elektrifikasi sesuai kebutuhan konsumen Indonesia.

Toyota tidak hanya mengembangkan kendaraan berbasis baterai, tetapi juga menghadirkan teknologi hybrid sebagai salah satu jalur elektrifikasi yang dapat digunakan masyarakat tanpa ketergantungan terhadap fasilitas pengisian daya eksternal.

Dengan produksi lokal dan konfigurasi kendaraan 7-seater, New Veloz Hybrid EV diarahkan untuk membuka akses teknologi elektrifikasi kepada lebih banyak konsumen.

Tren peningkatan penjualan hingga Agustus 2026 menunjukkan bahwa kendaraan hybrid semakin mendapatkan tempat di pasar otomotif Indonesia, sekaligus memperkuat persaingan di segmen MPV keluarga.

↑
Exit mobile version