MetroMunafri ArifuddinNewsPemkot Makassar

Appi Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi melepas dan meluncurkan kontingen Kota Makassar yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) XVIII 2026.

Pemerintah Kota Makassar menargetkan kontingen mampu mempertahankan gelar juara pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Peluncuran kontingen digelar oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar di Pelataran Kantor KONI Makassar, Sabtu (3/10/2026). Kontingen Makassar dijadwalkan bertanding di Kabupaten Bone dan Wajo pada November mendatang.

Kegiatan ditandai dengan penabuhan gendang oleh Munafri yang akrab disapa Appi, didampingi Ketua KONI Makassar, Ismail. Acara dilanjutkan dengan penyematan kostum resmi kontingen secara simbolis kepada perwakilan atlet.

Dalam sambutannya, Munafri mengapresiasi jajaran KONI, ofisial cabang olahraga (cabor), serta para atlet yang telah mempersiapkan diri untuk membawa nama Kota Makassar di ajang Porprov Sulsel XVIII.

Menurutnya, peluncuran kontingen menjadi momentum untuk memastikan kesiapan teknis dan mental atlet sebelum berangkat ke lokasi pertandingan.

“Hari ini kita launching kontingen tim dari Kota Makassar yang akan berangkat mengikuti Porprov. Ini menjadi hal yang sangat baik untuk memastikan kesiapan kita, check and recheck seluruh kebutuhan agar tidak ada lagi yang terbengkalai. Tim ini berangkat dengan satu tekad, yaitu juara,” ujar Munafri.

Sebagai juara bertahan, ia meminta seluruh atlet dan ofisial menjaga nama baik Kota Makassar serta berupaya meraih hasil maksimal pada setiap cabang olahraga yang diikuti.

“Karena Kota Makassar adalah juara bertahan, sehingga status ini harus kita pertahankan dan tingkatkan perolehan prestasinya,” tegasnya.

Munafri juga menekankan pentingnya pembinaan olahraga sebagai wadah pemberdayaan generasi muda. Menurutnya, aktivitas olahraga yang terarah dapat menjadi ruang produktif bagi anak muda sekaligus mendukung terciptanya lingkungan sosial yang kondusif.

Karena itu, ia menilai peran KONI dan pengurus cabang olahraga sangat penting dalam mengembangkan potensi atlet serta mendorong generasi muda terlibat dalam kegiatan positif.

Selain pembinaan atlet, Pemerintah Kota Makassar berkomitmen mendukung kemajuan olahraga melalui penyiapan dan pembenahan infrastruktur serta sarana dan prasarana olahraga sebagai bagian dari program prioritas pembangunan kota.

Dukungan juga diberikan melalui perlindungan jaminan sosial bagi atlet. Munafri mengungkapkan bahwa Pemkot Makassar bersama KONI telah mendaftarkan seluruh atlet kontingen ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

“Hari ini seluruh atlet sudah diberikan asuransi ketenagakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Ini sangat penting agar para atlet bisa bertanding dengan totalitas penuh demi mengharumkan nama besar Kota Makassar,” ungkapnya.

KONI Makassar Matangkan Persiapan Atlet

Ketua KONI Kota Makassar, Ismail, mengatakan persiapan kontingen terus dimatangkan melalui monitoring dan evaluasi (monev) terhadap kesiapan atlet dan masing-masing cabang olahraga.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan target perolehan medali pada Porprov Sulsel XVIII 2026 dapat melampaui pencapaian sebelumnya.

“Alhamdulillah, dengan support Pemerintah Kota Makassar, kita sudah melaksanakan ini untuk memastikan perolehan medali itu lebih dari apa yang kita dapatkan sebelumnya,” kata Ismail.

Ia menyebutkan, kesiapan atlet saat ini telah mendekati 100 persen. Selain monitoring, pencairan dana pemusatan latihan atau training camp (TC) juga menjadi salah satu faktor pendukung persiapan menjelang pertandingan.

“Sudah hampir 100 persen sudah siap. Dengan adanya teman-teman turun monev dan pencairan dana TC kemarin, insya Allah mereka sudah siap,” ujarnya.

Pada Porprov Sulsel XVIII 2026, kontingen Makassar akan berpartisipasi dalam 45 cabang olahraga. Dari jumlah tersebut, KONI Makassar telah memetakan sekitar 10 cabang olahraga unggulan yang dinilai berpotensi menyumbangkan medali emas.

Ismail menyebut atletik dan renang sebagai cabang olahraga yang selama ini menjadi andalan Makassar dalam perolehan medali. Meski demikian, KONI juga mengoptimalkan persiapan cabang olahraga lainnya agar dapat memberikan kontribusi terhadap perolehan medali.

“Memang kita ada 10 cabor unggulan itu, tapi insya Allah cabor yang lain kita maksimalkan supaya bisa mendapatkan juga emas,” kata Ismail yang juga anggota DPRD Makassar.

Ia menambahkan, sejumlah cabang olahraga yang baru dipertandingkan juga berpeluang memberikan kejutan. Salah satunya adalah petanque yang diharapkan mampu menyumbangkan medali bagi kontingen Makassar.

“Kalau Porprov ini biasanya atletik, renang masih itu yang mendominasi. Tapi insya Allah ada cabor-cabor baru yang masuk. Itu yang akan mendapatkan medali, seperti petanque yang baru masuk,” jelasnya.

Atlet Dijamin BPJS Ketenagakerjaan dan Disiapkan Bonus

Selain mengejar prestasi, perlindungan dan kesejahteraan atlet menjadi perhatian dalam persiapan kontingen Makassar.

Ismail mengatakan, Pemkot Makassar bersama KONI telah memberikan jaminan melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan tersebut diharapkan memberikan rasa aman kepada atlet selama menjalani pemusatan latihan hingga mengikuti pertandingan.

“Support pertama kita itu memberikan jaminan bagi mereka, memberikan BPJS Ketenagakerjaan. Mereka berlatih di TC kemarin, sambil di Porprov diberikan,” ungkapnya.

KONI Makassar juga menyampaikan bahwa atlet yang berhasil meraih prestasi akan mendapatkan bonus dari Pemerintah Kota Makassar. Namun, besaran bonus tersebut belum diumumkan kepada publik.

“Yang berprestasi nanti akan diberikan bonus oleh Pemerintah Kota. Ada, insya Allah,” kata Ismail.

Sementara itu, terkait jumlah cabang olahraga baru atau eksibisi yang akan dipertandingkan, Ismail mengatakan proses finalisasi masih berlangsung di tingkat KONI Provinsi Sulawesi Selatan.

Berdasarkan informasi sementara, terdapat sekitar tujuh hingga delapan cabang olahraga eksibisi. Meski demikian, KONI Makassar masih menunggu keputusan final mengenai jumlah cabang olahraga dan atlet yang akan bertanding.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, kontingen Makassar diharapkan mampu tampil maksimal, mempertahankan gelar juara, dan meningkatkan perolehan medali pada Porprov Sulsel XVIII 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button