MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Chief Legal & Sustainability Officer KALLA, Subhan Djaya Mappaturung, meraih penghargaan Indonesia’s Most Respected In-House Counsel 2026 kategori Transportation dalam ajang In-House Counsel Awards (IHCA) 2026.
Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas kepemimpinan, kontribusi strategis, serta transformasi fungsi hukum yang dijalankan Subhan dalam mendukung tata kelola dan pertumbuhan bisnis KALLA.
Penghargaan itu diserahkan dalam ajang IHCA 2026 yang diselenggarakan Hukumonline bersama Indonesian Corporate Counsel Association (ICCA) di Nusa Dua, Bali, pada 8–9 Oktober 2026.
Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di KALLA, Subhan memiliki rekam jejak di berbagai fungsi strategis perusahaan. Ia pernah menjabat sebagai Operations Manager, Human Capital & Corporate Affair Division Head, Chief Operating Officer, hingga Chief Human Capital Officer sebelum dipercaya memimpin fungsi legal perusahaan.
Pengalaman lintas fungsi tersebut menjadi bekal dalam mengintegrasikan aspek hukum, operasional, pengelolaan sumber daya manusia, dan strategi bisnis. Melalui pendekatan tersebut, fungsi Legal KALLA dikembangkan tidak hanya untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menjadi mitra strategis manajemen dalam pengambilan keputusan.
Subhan memiliki latar belakang pendidikan multidisiplin. Ia meraih gelar Sarjana Administrasi Publik dari Universitas Gadjah Mada dan Doktor Administrasi Publik dari Universitas Hasanuddin. Ia juga memiliki gelar Magister Hukum dan Magister Ekonomi dari Universitas Hasanuddin, Sarjana Hukum dari Universitas Muslim Indonesia, serta Sarjana Ekonomi dari STIEM Bongaya.
Selain itu, Subhan tercatat sebagai advokat PERADI dan memiliki sertifikasi Certified Legal Auditor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kompetensi tersebut mendukung perannya dalam bidang hukum korporasi, tata kelola perusahaan, manajemen risiko hukum, dan audit kepatuhan.
KALLA Perkuat Layanan Hukum Berbasis Digital
Salah satu inisiatif transformasi yang dikembangkan KALLA adalah Digital Legal Service Ecosystem melalui MACCA System, yaitu portal layanan internal perusahaan untuk mendukung pelayanan hukum yang lebih cepat, terukur, dan berbasis data.
Pengembangan sistem tersebut didukung penerapan Legal Helpdesk, standardisasi layanan hukum, serta pengukuran Service Level Agreement (SLA). Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas layanan Legal di berbagai unit bisnis KALLA.
Selain digitalisasi, Subhan mendorong penguatan sinergi fungsi legal agar kebijakan perusahaan berjalan selaras dan tata kelola hukum dapat diterapkan secara lebih terintegrasi.
Kolaborasi internal juga diperkuat melalui Legal Forum, yang menjadi wadah diskusi strategis bagi tim Legal untuk mengidentifikasi perubahan regulasi, menganalisis potensi risiko hukum, dan merumuskan langkah mitigasi sesuai kebutuhan bisnis.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, fungsi Legal KALLA diarahkan agar semakin adaptif terhadap dinamika regulasi dan mampu memberikan rekomendasi yang mempertimbangkan aspek kepatuhan, risiko, serta keberlanjutan bisnis.
Subhan mengatakan penghargaan yang diraihnya menjadi motivasi untuk terus mengembangkan layanan hukum yang responsif terhadap kebutuhan perusahaan.
“Penghargaan ini merupakan apresiasi bagi seluruh tim Legal KALLA yang terus berupaya menghadirkan layanan hukum yang semakin baik. Kami ingin memastikan bahwa fungsi Legal tidak hanya hadir ketika terdapat persoalan hukum, tetapi juga mampu berperan sejak awal dalam mengidentifikasi risiko, memberikan solusi, dan mendukung pengambilan keputusan bisnis yang tepat,” ungkap Subhan.
Ia menambahkan, transformasi layanan hukum merupakan bagian penting dalam membangun organisasi yang profesional, adaptif, dan memiliki tata kelola yang kuat.
“Melalui digitalisasi, standardisasi layanan, dan kolaborasi yang semakin terintegrasi, kami terus mendorong fungsi Legal menjadi mitra strategis bagi seluruh unit bisnis. Harapannya, setiap langkah yang dilakukan dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan sekaligus memperkuat budaya kepatuhan dan perbaikan berkelanjutan,” tambahnya.
KALLA Masuk Nominasi Tim Legal Inovatif 2026
Selain penghargaan individu yang diraih Subhan, KALLA juga masuk nominasi Indonesia’s Most Innovative In-House Counsel Team 2026 kategori Transportation.
KALLA turut tercatat sebagai entrant dalam kategori Indonesia’s Best Legal Prevention Program 2026 untuk kelompok perusahaan swasta dengan 11 atau lebih penasihat hukum internal.
Pencapaian tersebut menjadi bagian dari partisipasi KALLA dalam ajang IHCA 2026 sekaligus momentum untuk memperkuat peran fungsi legal dalam mendukung tata kelola perusahaan.
Melalui kepemimpinan, inovasi layanan hukum, dan pengelolaan risiko yang proaktif, KALLA terus mendorong penerapan tata kelola yang lebih baik guna mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.









