BisnisEkonomiMetroNews

BYD Hadirkan Dua Pilihan Elektrifikasi M6 di GIIAS Makassar 2026, Penjualan Nasional Tembus 46.700 Unit

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID โ€“ BYD memperkuat pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia Timur dengan menghadirkan dua pilihan teknologi kendaraan keluarga melalui New BYD M6 EV dan BYD M6 DM di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar 2026.

Selain memperkenalkan pilihan kendaraan tersebut, BYD juga menyiapkan ekspansi jaringan penjualan dan layanan di Sulawesi. Langkah ini dilakukan di tengah pertumbuhan penjualan kendaraan listrik perusahaan yang mencapai 46.700 unit secara nasional selama Januari hingga September 2026.

GIIAS Makassar 2026 berlangsung pada 28 Oktober hingga 1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMMCC). Pameran ini dimanfaatkan BYD untuk memperkenalkan teknologi elektrifikasi sekaligus memperluas jangkauan pasar di kawasan Indonesia Timur.

Head of Marketing PT BYD Motor Indonesia, Pramita Sari, menjelaskan bahwa perusahaan menawarkan pilihan kendaraan keluarga dengan sistem penggerak berbeda untuk menjawab kebutuhan konsumen.

BYD M6 EV Tawarkan Jarak Tempuh hingga 450 Kilometer

New BYD M6 EV menjadi pilihan bagi konsumen yang menginginkan kendaraan listrik murni untuk menunjang mobilitas sehari-hari maupun perjalanan antarkota.

BYD mengklaim M6 EV mampu menempuh jarak hingga 450 kilometer. Jarak tempuh aktual dapat berbeda bergantung pada kondisi penggunaan dan berkendara.

Selain versi listrik murni, BYD juga menawarkan M6 DM yang mengusung teknologi Dual Mode. Teknologi ini menjadi alternatif bagi konsumen yang menginginkan kendaraan dengan sistem penggerak elektrifikasi berbeda dari kendaraan listrik berbasis baterai sepenuhnya.

Melalui konsep One Family, More Choices, BYD berupaya menyediakan pilihan kendaraan dalam satu lini produk untuk memenuhi kebutuhan mobilitas keluarga yang beragam.

Segmen multi-purpose vehicle (MPV) menjadi salah satu sasaran penting strategi tersebut. BYD menilai MPV memiliki potensi besar karena menyumbang lebih dari 30 persen pasar kendaraan penumpang di Indonesia.

Pramita menyampaikan bahwa BYD M6 telah dipasarkan di Indonesia sejak 2024. Sejak itu, perusahaan mengumpulkan masukan dari konsumen keluarga, pelaku usaha, hingga pengguna kendaraan armada untuk menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar domestik.

BYD juga menyebut lini M6 telah mendapat kepercayaan lebih dari 29.000 pelanggan di Indonesia. Perusahaan turut mengklaim M6 DM mencatatkan kinerja positif di segmen kendaraan berteknologi Dual Mode.

Penjualan BYD Group Capai 46.700 Unit hingga September 2026

Pertumbuhan bisnis BYD di Indonesia menjadi salah satu latar belakang penguatan pasar di Sulawesi. Berdasarkan keterangan Pramita yang diberitakan ANTARA pada 29 Oktober 2026, penjualan kendaraan listrik BYD Group di Indonesia mencapai 46.700 unit selama Januariโ€“September 2026.

Pramita mengatakan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik terus meningkat. Ia juga menyampaikan bahwa pangsa pasar kendaraan listrik nasional telah melampaui 26 persen pada 2026, dibandingkan kondisi pada 2022 ketika pasar kendaraan listrik masih berada di bawah satu persen.

Menurut Pramita, peluang pengembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia masih terbuka. Ia menyebut sekitar 65 persen pasar kendaraan masih didominasi mobil berbahan bakar fosil.

Dalam pemberitaan IDN Times Sulsel, BYD juga mengklaim menguasai lebih dari 37 persen pangsa pasar kendaraan listrik nasional. Angka tersebut merupakan klaim perusahaan dan berbeda dari angka pangsa kendaraan listrik dalam keseluruhan pasar otomotif Indonesia.

Data Gaikindo yang dikutip ANTARA mencatat penjualan kendaraan secara umum di Indonesia mencapai 679.020 unit sepanjang Januariโ€“September 2026. Dari jumlah itu, 16,8 persen merupakan kendaraan listrik murni atau battery electric vehicle (BEV).

Perbedaan cakupan data tersebut penting diperhatikan dalam membaca perkembangan pasar. Penjualan BYD Group menunjukkan kinerja perusahaan, sedangkan angka Gaikindo menggambarkan pasar kendaraan secara keseluruhan.

BYD Targetkan Penguatan Jaringan di Sulawesi

Selain memperluas pilihan produk, BYD berencana meningkatkan akses konsumen terhadap jaringan penjualan dan layanan purnajual di Sulawesi.

Pramita menyebut BYD saat ini memiliki lebih dari 110 titik jaringan resmi secara nasional. Di Pulau Sulawesi, perusahaan mengoperasikan tujuh lokasi dan menargetkan pengembangan jaringan hingga 12 lokasi.

BYD juga menyampaikan bahwa lebih dari 1.100 keluarga di Sulawesi telah menggunakan kendaraan merek tersebut. Capaian itu menjadi salah satu pertimbangan perusahaan untuk memperkuat kehadirannya di luar Pulau Jawa.

Perluasan jaringan diharapkan membantu konsumen mendapatkan akses yang lebih dekat terhadap pembelian kendaraan, perawatan, serta layanan purnajual. Ketersediaan layanan tersebut menjadi salah satu aspek penting seiring bertambahnya pengguna kendaraan elektrifikasi.

Bagi BYD, pertumbuhan pasar tidak hanya berkaitan dengan penjualan model baru, tetapi juga kesiapan ekosistem yang mendukung pengalaman kepemilikan kendaraan.

GIIAS Makassar Perkuat Pasar Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia Timur

Kehadiran New BYD M6 EV dan M6 DM di GIIAS Makassar 2026 menjadi bagian dari strategi BYD memperkenalkan teknologi elektrifikasi kepada masyarakat di Indonesia Timur.

Melalui dua pilihan tersebut, konsumen dapat mempertimbangkan sistem penggerak yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas masing-masing. Di sisi lain, pengembangan jaringan di Sulawesi diarahkan untuk memperkuat akses terhadap produk dan layanan perusahaan.

Dengan penjualan nasional yang mencapai 46.700 unit hingga September 2026 serta rencana pengembangan jaringan di Sulawesi, BYD berupaya memperluas jangkauan bisnisnya di tengah pertumbuhan pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia.

GIIAS Makassar 2026 menjadi salah satu kesempatan bagi perusahaan untuk memperkenalkan produk, menjangkau calon konsumen, dan memperkuat kehadiran merek di pasar otomotif kawasan timur Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button