
JAKARTA, NEWSURBAN.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meraih sertifikasi internasional ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen Mutu untuk Bidang Pengawasan Sektor Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP).
Sertifikasi ini menegaskan komitmen OJK dalam meningkatkan kualitas pengawasan, perizinan, dan pengaturan sektor PPDP melalui penerapan standar mutu internasional yang konsisten, terukur, dan berkelanjutan.
Sertifikasi tersebut diterbitkan oleh lembaga sertifikasi independen SGS United Kingdom Ltd (SGS) sebagai bagian dari upaya OJK memperkuat tata kelola dan akuntabilitas pelaksanaan tugas pengawasan melalui sistem manajemen mutu yang mengacu pada standar internasional.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menerima sertifikat ISO 9001:2015 dari perwakilan SGS Indonesia dalam kegiatan PPDP Sustainability Forum 2026 di Jakarta, Kamis (29/10/2026).
“Sertifikasi ISO 9001:2015 ini merupakan wujud komitmen OJK untuk memastikan proses pengawasan sektor PPDP berjalan sesuai standar mutu internasional. Melalui penilaian independen, kami ingin memastikan pengawasan berjalan secara objektif, menggunakan metodologi yang tepat, dan terus mengalami perbaikan secara berkelanjutan,” ujar Ogi.
Ogi menegaskan, sertifikasi tersebut bukan sekadar pengakuan atas penerapan standar manajemen mutu, melainkan juga menjadi tanggung jawab bagi OJK untuk menjaga konsistensi proses kerja dan menjalani evaluasi berkala oleh lembaga sertifikasi independen.
Melalui proses sertifikasi ini, OJK membuka ruang bagi evaluasi independen terhadap penerapan sistem manajemen mutu dalam pelaksanaan tugas pengawasan sektor PPDP. Evaluasi tersebut menjadi bagian penting untuk mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki sekaligus memastikan efektivitas penerapan standar mutu secara berkelanjutan.
Sertifikasi ISO 9001:2015 yang diraih Bidang Pengawasan Sektor PPDP OJK mencakup sistem manajemen mutu untuk layanan pengawasan, perizinan, dan pengaturan sektor PPDP. Standar tersebut menekankan pendekatan berbasis proses, pengelolaan risiko, evaluasi kinerja, serta peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Penerapan standar ini diharapkan dapat memperkuat konsistensi dan efektivitas proses kerja, meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan tugas, serta mendukung pengambilan keputusan pengawasan yang objektif berdasarkan metodologi terukur.
OJK akan terus menjaga konsistensi penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan kapasitas kelembagaan. Langkah ini juga mendukung upaya OJK dalam meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan serta mendorong terwujudnya industri perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun yang sehat, berintegritas, dan berdaya saing.









