
PALU, NEWSURBAN.ID – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, menghadiri upacara peringatan Hari Pengayoman ke-81 Kementerian Hukum Republik Indonesia yang dilaksanakan di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (19/08/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Sulawesi Tengah, Rakhmat Renaldy, selaku inspektur upacara.
Momentum peringatan Hari Pengayoman ke-81 tahun ini menjadi semakin istimewa bagi Pemerintah Kota Palu.
Pasalnya, Pemerintah Kota Palu berhasil meraih dua penghargaan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Penghargaan pertama diberikan kepada Kota Palu yang berhasil meraih peringkat II dengan predikat AA (Istimewa) dan nilai 86 pada wilayah Provinsi Sulawesi Tengah atas kinerja dalam pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) tahun 2025.
Penghargaan kedua diberikan kepada Pemerintah Kota Palu atas partisipasinya dalam Penilaian Indeks Reformasi Hukum Tahun 2026, dengan hasil memperoleh predikat Istimewa.
Kedua penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Sulawesi Tengah, Rakhmat Renaldy.
Capaian tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi Pemerintah Kota Palu untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam penyelenggaraan layanan hukum, pengelolaan informasi hukum, serta pelaksanaan reformasi hukum di daerah.
Peringatan Hari Pengayoman ke-81 Kementerian Hukum RI tahun 2026 mengangkat tema “Transformasi Digital untuk Pelayanan Hukum yang Mengayomi dan Berdampak.”
Tema tersebut menjadi penegasan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam menghadirkan pelayanan hukum yang semakin mudah diakses, cepat, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui momentum ini, Pemerintah Kota Palu berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Hukum serta seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pelayanan publik, khususnya di bidang hukum, yang semakin berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (ysw/*)









