NewsNusantaraSulawesiSulsel
Trending

Aliri 690 Ha Sawah, Petani Sidrap Nikmati Manfaat Bendung Alekarajae Usai Direhab Andi Sudirman

SIDRAP, NEWSURBAN.ID Bendung Alekarajae akhirnya bisa mengaliri 690 hektare (Ha) sawah di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Bendung dan jaringan irigasi tersebut telah rampung berkat sentuhan Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.

Rehabilitasi infrastruktur pengairan tersebut, di lakukan Andi Sudirman untuk kepentingan petani. Di mana Kabupaten Sidrap memiliki kekayaan agraris dan salah satu sentra produksi beras bagi Sulsel dan nasional.

Mendukung hal itu, infrastruktur pertanian termasuk di Kabupaten Sidrap menjadi perhatian Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Baca Juga: Gaet Investasi Rp16,6 Triliun pada 2021, Andi Sudirman Berhasil Katrol Perekonomian, Tekan Kemiskinan dan Pengangguran

Tahun 2021, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas PUTR, telah melakukan rehabilitasi jaringan irigasi Bendung Alekarajae yang terletak di Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watangpulu, Kabupaten Sidrap.

Panjang jaringan saluran irigasi Bendung Alekarajae yang di kerjakan yakni 2.490,63 meter dengan luas areal 1.253 hektar.

Baca Juga: Arahan Plt Gubernur, Asisten III Pemprov Sulsel Minta OPD Wujudkan Pemerintahan Bersih Melayani

Kini, petani Sidrap telah menikmati manfaat Dam Irigasi Alekaraje pasca rehabilitasi. Irigasi saat ini telah berfungsi optimal mengairi 690 hektare lahan pertanian (sawah).

“Alhamdulillah rehab bendung dan jaringan irigasi Sidrap dengan kapasitas aliran 690 hektare sawah di Kabupaten Sidrap 2021 telah dilaksanakan. kini sudah dinikmati manfaatnya oleh masyarakat,” kata Andi Sudirman, Jumat (18/2).

Baca Juga: RS OJK Internasional di CPI Akan Dibangun, Plt Gubernur Teken Kerja Sama Hibah Rp1,2 Triliun

Menurut Andi Sudirman, rehabilitasi yang di lakukan sebagai bentuk dukungan dalam meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Sidrap. Hal ini tentu saja berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.

“Program ini sebagai aksi langsung dalam meningkatkan produksi pertanian padi sesuai kebutuhan petani selama ini,” tuturnya. (cr/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button