NewsPeristiwa

Lakalantas Maut di Bone Tewaskan Tiga Pengendara

Satu Meninggal di Tempat

BONE, NEWSURBAN.ID ‚ÄĒ Satuan Lalu Lintas Polres Bone merilis kronologi kecelakaan lalu linta/ lakalantas maut di Bone tewaskan tiga pengendara. Masing-masing, Hasruni (23) dan boncengannya, Eginawan Bin Lukman (19) keduanya merupakan warga Desa Cakkebone, Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone Sulawesi Selatan.

Korban lain, Maman Arjunansyah (19) alamat Desa Pasaka, Kecamatan Sibulue menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit dr M Yasin sesaat setelah mendapat penanganan medis.

Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Bone, AKP Desa Ayu mengatakan, kronologi kecelakaan bermula pada Sabtu (26/11/22) malam Pukul 21.30 Wita.

Baca Juga: Lakalantas Poros Makassar-Bone, Dua Warga Lappariaja Meninggal, 1 Meninggal di Tempat

Hasruni berboncengan dengan Maman melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur menuju ke barat. Ia kemudian hendak mendahului kendaraan yang ada di depannya.

Di saat bersamaan muncul, Maman Arjunansyah tanpa berboncengan mengendarai Motor Yamaha Xride dengan nomor polisi DD 6020 XC dari arah barat menuju timur.

“Korban dari kecelakaan ini ada tiga. Seorang meninggal di TKP kemudian dua lainnya menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit,” ungkapnya Minggu 27/11/2022.

Ia melanjutkan tindakan yang-dilakukan adalah melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Begitu juga dengan dua barang bukti sepeda motor-diamankan sementara untuk proses penanganan lebih lanjut.

Baca Juga: Kasus Kriminal dan Lakalantas di Bone Melonjak Tajam Sepanjang 2021

Kabar meninggalnya, Maman dalam kecelakaan maut tersebut-dikonfirmasi oleh salah seorang keluarganya bernama, Rahma.

“Pengendara Motor Xride keluarga saya alamatnya Desa Pasaka, Kecamatan Sibulue. Kami juga telah mendapat info dari pihak kepolisian, keluarga telah menjemput korban untuk proses pemakaman,” kata Desa Ayu.

Hal yang sama juga di sampaikan pihak keluarga dua korban lainnya yang berasal dari Desa Cakke Bone, Kecamatan Awangpone.

Dua pemuda yang berboncengan itu menghembuskan nafas terakhirnya sesaat setelah sampai di rumah sakit.

“Yang meninggal dua ini kebetulan tetangga dari Desa Cakke Bone, pihak keluarga sudah tahu dan-dijemput tadi malam,” ungkap seorang warga, Andi Illang. (fan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button