MetroNews

Pengakuan Saksi Soal Bocah Tewas Tertimbun Pasir Proyek di Maccini Gusung

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID ‚ÄĒ Tragedi bocah tewas tertimbun pasir proyek di Maccini Gusung menyisahkan duka bagi keluarga. Sejumlah saksi memberi kesaksian atas tragedi bocah tewas tertimbun pasir proyek di Jl. Maccini Gusung No. 177, Kota Makassar.

Bocah itu bernama Adam, usia sembilan tahun. Ia adalah pelajar SD Inpres Maccini, Jl. Maccini Gusung, Nomor 81 Makassar.

Keterangan Para Saksi:

Pada hari Rabu, 30 November 2022 sekitar pukul 14.30 wita telah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Jl. Maccini Gusung No. 177, Makassar depan rumah kos Alraziad.

Adapun identitas korban Lk.Adam, umur 9 tahun, status pelajar SD Inpres Maccini, alamat Jl. Maccini Gusung, N.81 Makassar.

Kronologis Kejadian menurut keterangan saksi:

  1. Muh. Fahri (7) pelajar SD Kip Maccini, menjelaskan bahwa sebelumnya saksi bersama 3 orang. Sementara bermain pasir pada timbunan pasir milik pekerjaan perbaikan selokan oleh pemerintah kota (dinas PU). Kemudian saksi melihat korban jatuh dan masuk ke dalam lubang yang berada di atas selokan/got. Lalu saksi 2 berusaha menarik kaki korban. Akan tetapi tidak berhasil. Sehingga saksi pergi memanggil warga di sekitar untuk membantu. Kemudian datang saksi 3 menarik korban dan langsung di bawa ke RS, Pelamonia Makassar dengan menggunakan bentor.

  2. Esa Saputra (9), elajar SD Bawakaraeng, mengatakan awalnya saksi berteman 3 orang sedang bermain hujan. Pada saat itu korban berlari ke gundukan pasir. Tidak lama kemudian langsung jatuh ke lubang dengan posisi kepala dan tangan di bawah. Sedangkan kaki korban berada di atas setelah itu saksi langsung menarik kaki korban. Karena berat, sehingga saksi berteriak meminta tolong.

Baca Juga: Tragis, Bocah di Makassar Tewas Tertimbun Material Pasir Proyek

  1. Abdul kadir (39), seorang buruh harian, mendengar teriakan dari anak-anak. “Ada yang tertimbun”. Kemudian saksi mendatangi TKP dan langsung menarik korban. Lalu saksi membawa korban ke RS. Pelamonia Makassar.

Usai kejadian, sekitar pukul 15.55 Wita, personil Polsek Makassar di pimpin AKP Andi Aris Abubakar (Kapolek Makassar) mendatangi TKP. Mereka langsung memasang police line guna mengamankan TKP.

Meski sempat di bawah ke RS, nyawa Adam tak tertolong. Ia meninggal dunia. Jenazahnya tiba di rumah duka sekitar pukul 16.10 Wita. Jenazah bocah itu, di sambut duka keluarga, terutama ibunya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button