
GOWA, NEWSURBAN.ID – Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan (TP PKK Sulsel) menggelar Program SEHATI (Sejahtera, Harmonis, Aman, Tentram, dan Penuh Kasih) digelar di SMAN 9 Gowa dengan melibatkan sekitar 600 siswa perwakilan SMA/sederajat.
Kegiatan yang mengangkat tema “Menyamai Harapan, Membebaskan Pikiran dari Lingkaran Kekerasan, dan Menghadirkan Fokus di Setiap Langkah” ini merupakan kolaborasi Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan dalam memperkuat perlindungan anak dan pembentukan karakter remaja.
Program SEHATI menjadi bagian dari upaya kolaboratif TP PKK Sulsel bersama sektor pendidikan untuk membangun lingkungan sekolah yang lebih aman, sehat, dan suportif bagi tumbuh kembang remaja.
Kegiatan diawali dengan talkshow edukatif yang membahas berbagai isu penting bagi remaja dan orang tua, mulai dari keberanian melaporkan kekerasan, pencegahan perkawinan anak dan dampaknya terhadap kesehatan reproduksi, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), hingga bahaya penyalahgunaan narkoba.
Peserta juga mendapatkan kajian Islami mengenai pentingnya keutuhan keluarga, pembentukan adab, serta penguatan karakter remaja sebagai fondasi membangun generasi muda yang sehat secara sosial dan emosional.
Kegiatan ini dikemas dengan konsep fun learning yang interaktif dan turut melibatkan orang tua siswa, tenaga pendidik, guru Bimbingan Konseling (BK), serta anggota Pokja I TP PKK.
Program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran bersama dalam mendeteksi dini perilaku berisiko pada anak dan remaja, seperti pergaulan negatif, penyalahgunaan teknologi, hingga persoalan kesehatan psikologis.
Melalui pendekatan edukatif dan komunikatif, peserta diajak memahami tanda-tanda perubahan perilaku serta langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara kolaboratif antara sekolah dan keluarga.
Penguatan literasi digital dan komunikasi dalam keluarga dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam menghadapi tantangan sosial remaja di era digital yang semakin kompleks.
Selain kegiatan tatap muka, acara ini juga diikuti secara virtual oleh SMA, SMP, dan SLB se-Sulawesi Selatan, serta Pokja I TP PKK kabupaten/kota. Partisipasi tersebut diharapkan memperkuat sinergi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih bagi tumbuh kembang anak.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan refleksi bersama yang memberi ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman serta merumuskan langkah konkret dalam menerapkan nilai-nilai SEHATI di lingkungan masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, Pokja II turut menghadirkan kegiatan kreasi jilbab tie dye menggunakan pewarna alami. Pokja III memberikan edukasi etika kepribadian serta menyerahkan tempat sampah pilah dan bibit pohon nangka serta durian Musang King. Sementara itu, Pokja IV memberikan edukasi pentingnya konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri dan menyerahkan 500 tablet tambah darah.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Umum Tim Penggerak PKK, Tri Tito Karnavian, serta Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina Sudirman, yang memberikan arahan dan motivasi kepada para peserta.
Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga serta membangun ekosistem pendidikan yang lebih ramah anak dan remaja.
Melalui program ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat secara emosional, sosial, dan spiritual. (*)









