HukumKriminalNewsPeristiwaSulsel

Diduga Aniaya ODGJ Seorang Warga Paccing Diamankan Resmob Bersama Sat Intelkam Polres Bone

BONE, NEWSURBAN.ID —Seorang warga berinisial NU (55), warga Desa Paccing, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan sejumlah warga setempat.

Korban bahkan disebut sempat disekap di sebuah rumah kosong dalam kondisi mengalami sejumlah luka di tubuhnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu lalu.

Salah seorang warga mengungkapkan, bahwa korban awalnya diamankan oleh sejumlah warga setelah diduga mengamuk di sekitar lokasi tempat tinggalnya.

“Korban tinggal sendiri di rumah keluarganya. Saat itu korban diamankan oleh warga, lalu dibawa ke sebuah rumah kosong, disekap dan diikat menggunakan tali sebelum diduga dikeroyok secara bersama-sama,” ungkapnya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di sejumlah bagian tubuhnya. Setelah insiden tersebut, korban kemudian dibawa kembali ke rumah keluarganya.

Pihak keluarga yang tidak terima atas perlakuan terhadap korban akhirnya melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone agar diproses sesuai hukum yang berlaku.

Menurut informasi warga, korban diduga mengalami gangguan kejiwaan atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) karena disebut sempat mengamuk sebelum diamankan warga. Namun pihak keluarga membantah anggapan tersebut.

“Korban ini diduga ODGJ karena disebut mengamuk, sehingga diamankan warga. Tapi keluarga menjelaskan kalau korban tidak memiliki riwayat gangguan jiwa secara medis,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bone, Alvin Aji Kurniawan, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut.

“Iya, laporan dari pihak keluarga korban sudah kami terima. Saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar AKP Alvin Aji Kurniawan Selasa 19/5/2026.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kronologi lengkap kejadian serta mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut.(Far)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button