
MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina Sudirman, menghadiri peresmian Sekolah Rakyat di GOR Sudiang, Makassar, Rabu (28/10/2026).
Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan generasi yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Sebagai Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan sekaligus Bunda PAUD, Bunda Literasi, dan Bunda Forum Anak Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina Sudirman memiliki peran dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, penguatan budaya literasi, serta pemenuhan hak dan partisipasi anak.
Peran tersebut sejalan dengan hadirnya Sekolah Rakyat sebagai salah satu upaya membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas. Akses pendidikan yang baik diharapkan dapat membantu anak-anak mengembangkan potensi diri, meningkatkan pengetahuan, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Dalam kapasitasnya sebagai Bunda PAUD, perhatian terhadap pendidikan menjadi bagian penting dalam memastikan anak memperoleh fondasi belajar sejak usia dini. Sementara itu, sebagai Bunda Literasi, ia mendorong tumbuhnya budaya membaca dan belajar, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Adapun melalui perannya sebagai Bunda Forum Anak, penguatan pendidikan juga berkaitan dengan pemenuhan hak anak untuk memperoleh perlindungan, menyampaikan aspirasi, dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sesuai usia dan tahap perkembangannya.
Melalui gerakan TP PKK, Bunda PAUD, Bunda Literasi, dan Bunda Forum Anak, penguatan peran keluarga menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan. Keluarga merupakan lingkungan pertama bagi anak dalam membangun karakter, menumbuhkan kebiasaan belajar, serta mengembangkan nilai-nilai moral dan sosial.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, bersama sejumlah pejabat dan undangan lainnya.
Melalui momentum ini, diharapkan sinergi pemerintah, keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung pemerataan akses pendidikan, membangun budaya literasi, serta mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah anak demi lahirnya generasi Sulawesi Selatan yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. (*)









