MetroNewsSulsel

Prof Jufri: Pelaksanaan RLC Berjalan Lancar, Antusiasme Peserta Tinggi dan Dukungan Kementerian Luar Biasa

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Pelaksanaan Ramadhan Leadership Camp (RLC) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) berjalan lancer hingga memasuki hari keempat, Rabu, 25 Februari 2026. Kegiatan peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) ini berlangsung di Asrama Haji Sudiang, Makassar, dengan menghadirkan narasumber nasional dan daerah dari berbagai latar belakang.

Pada hari keempat, Sekretaris Utama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Iwan Herniwan, S.Si., M.P., membawakan materi bertema “Penguatan Peran Pengadaan dalam Arah Kebijakan Pembangunan Nasional (Kapita Selekta PBJP)”. Materi ini menekankan pentingnya Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) sebagai instrumen strategis dalam mendukung kebijakan pembangunan nasional.

Selain itu, Ajun Komisaris Besar Polisi Jufri, S.I.K., M.M., Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Sulsel, memaparkan materi tentang Peran Polri Mendukung Pemerintah Daerah Bersih dan Berintegritas. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam mencegah praktik penyimpangan.

Penguatan integritas juga disampaikan Asisten Intelijen Kejati Sulsel, Ferizal, S.H., M.Hum., melalui materi “Membangun Integritas, Mengawal Pembangunan, Meraih Keberkahan”. Sementara itu, penguatan spiritual ASN diisi oleh Dr. Mudzakkir M. Arif, Lc., M.A., dengan tema Spiritual Leadership: Beriman kepada Hari Akhir, serta ceramah tarawih oleh Ustadz Lukman bertema Berbakti kepada Orang Tua.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel, Prof. Muhammad Jufri, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran kegiatan hingga hari keempat.

“Alhamdulillah, dari sisi pelaksanaan sampai hari keempat ini semua masih berjalan sesuai perencanaan awal,” sebutnya.

Memang ada pemateri yang diharapkan hadir langsung, seperti menteri, tetapi karena tugas khusus dari Presiden, ada yang diwakili wakil menteri, dirjen, atau direktur. “Bagi kami, itu sudah sangat luar biasa,” kata Prof. Jufri.

“Mudah-mudahan menjelang penutupan nanti Bapak Menteri Pertanian, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, bisa hadir. Kita juga masih menunggu dari KPK RI. Insya Allah besok (26/2),” lanjutnya.

Ia menyebutkan, antusiasme peserta tetap tinggi dan tidak ada kendala berarti selama kegiatan berlangsung. Panitia juga menyiapkan poliklinik untuk mengantisipasi gangguan kesehatan ringan peserta. Termasuk untuk penanganan tindaklanjut ke rumah sakit.

Salah satu peserta, Andi Tenri Olla dari Dinas Pertanian Sulsel, mengaku memperoleh motivasi dan pencerahan dari materi yang diberikan sejak hari pertama.

“Kami benar-benar mendapatkan materi yang bisa memberikan motivasi dan pencerahan untuk ke depan,” ujarnya.

Peserta lain, Andi Ressi Patarai dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel, menilai materi pengadaan barang dan jasa sangat relevan dengan tugas OPD.

“Kita jadi tahu dari awal prosesnya, mulai perencanaan, pembagian program, pengadaan, pengawasan, sampai dokumen dan pembayaran. Biasanya kita hanya tahu di akhir,” katanya.

Ia juga menilai suasana RLC yang fokus dan kondusif membuat peserta dapat berkonsentrasi penuh. “Seperti orang lagi umrah, karena tidak ada beban. Fokus belajar dan berdiskusi,” ucapnya.

Ansar, Kepala Seksi Laboratorium UPT Laboratorium dan Pelayanan Kesehatan Daerah Sulsel, menyebut materi yang diberikan berskala nasional dan membuka wawasan lebih luas.

“Alhamdulillah luar biasa sekali materinya, skala kalau bisa saya katakan karena saya basic kesehatan, ini sudah sama dengan skala internasional materinya. Bisa dibilang seperti itu,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button