Munafri Dorong “Barru Corner” di Makassar, Perkuat Promosi Wisata Lintas Daerah

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas daerah sebagai strategi memperkuat promosi pariwisata di Kota Makassar.
Salah satu langkah konkret yang diusulkan adalah menghadirkan “corner wisata”, yakni ruang promosi terpadu—baik fisik maupun digital—untuk menampilkan potensi destinasi, kuliner, dan budaya dari berbagai daerah.
Gagasan tersebut disampaikan Munafri saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-VIII Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Daerah Barru (DPP-KKDB) di Hotel Aryaduta Makassar, Selasa (24/3/2026).
Dalam kesempatan itu, ia secara khusus mendorong Pemerintah Kabupaten Barru untuk menghadirkan “Barru Corner” di Makassar sebagai pusat informasi wisata dan promosi ekonomi daerah.
“Kita bisa bikin event atau corner promosi wisata. Kegiatannya dilaksanakan di Makassar, sementara kunjungan wisatanya diarahkan ke Kabupaten Barru,” ujar Munafri.
Menurutnya, keberadaan corner wisata bukan sekadar etalase promosi, tetapi juga jembatan yang menghubungkan potensi daerah dengan pasar wisata yang lebih luas. Makassar sebagai pintu gerbang Indonesia Timur dinilai sangat strategis untuk menjadi hub promosi lintas daerah.
Munafri mencontohkan keberhasilan kolaborasi sebelumnya dengan Kabupaten Pangkep dalam pelaksanaan MTQ Korpri tingkat nasional. Saat itu, pembukaan kegiatan digelar di Makassar, sementara rangkaian acara berlangsung di Pangkep.
“Hasilnya, lebih dari 4.000 orang datang dan memberikan dampak ekonomi bagi kedua daerah,” jelasnya.
Ia menilai konsep serupa dapat diterapkan bersama Kabupaten Barru, yang memiliki potensi wisata unggulan, termasuk Celebes Canyon, serta kekayaan alam dan potensi bahari yang unik.
Selain sektor pariwisata, Munafri juga menyoroti peluang pengembangan industri di Barru, seperti kawasan Pelabuhan Garongkong. Ia mengungkapkan adanya minat investor untuk mengembangkan industri perkapalan di wilayah tersebut.
“Kalau industrinya dibangun di Barru, maka aktivitas pendukung seperti akomodasi akan banyak dilakukan di Makassar. Artinya, kedua daerah akan sama-sama mendapatkan manfaat ekonomi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Munafri menekankan pentingnya peran organisasi kedaerahan seperti KKDB dalam memperkuat jejaring promosi daerah. Ia berharap kolaborasi yang terbangun mampu menjadikan Makassar tidak hanya sebagai pusat ekonomi, tetapi juga sebagai pusat promosi pariwisata kawasan.
Dalam forum tersebut, Munafri juga mengajak KKDB untuk memanfaatkan momentum Mubes sebagai ruang evaluasi organisasi sekaligus merumuskan langkah strategis ke depan.
Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang visioner, adaptif, dan mampu menjawab dinamika zaman, di tengah perubahan cepat di bidang ekonomi, sosial, dan teknologi.
“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, memperkuat nilai gotong royong, serta berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di Makassar,” ajaknya.
Menutup sambutannya, Munafri mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan masyarakat Barru, yang menurutnya telah menjadi bagian dari kehidupannya.
“Saya adalah bagian dari keluarga besar KKDB,” tutupnya.
Kegiatan Mubes VIII DPP-KKDB ini turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Aksa Mahmud, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, serta berbagai elemen masyarakat Barru di Makassar.









