NewsNusantaraSulsel
Trending

Jalan Membungkuk, Pria Disabilitas di Bone Keliling Jajakan Dagangan Demi Menghidupi Keluarga

BONE, NEWSURBAN.ID — Seorang pria disabilitas di Bone rela berkeliling kota dengan jalan kaki membungkuk menjakakan dagangan. Namanya, Dahe (49). Ia adalah warga Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Demi sesuap nasi pria disabilitas di Bone ini, rela berjalan kaki keliling Kota Watampone menjajakan dangan.

Ia memiliki tiga anak yang harus ia hidup. Dengan kondisinya yang sudah disabilitas, akibat sakit, ia terpaksa harus berjuang. Ia jalandengan membungkuk karena kedua kakinya tak kuat lagi. Ia tak mampu berdiri tegak seperti dulu.

Baca Juga: Kerap Terjadi Kecelakaan, Warga Bone Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak dan Belumpur

Berjalan membungkuk menempuh jarak puluhan kilo berkeliling Kota Watampone sudah menjadi rutinitasnya kini. Ia mendatangi rumah ke rumah serta ke warkop untuk menawarkan barang dagangannya.

Dagangannya beragam. Seperti pisau, beda, minyak gosok gunting dan berapa barang lainnya.

Kepada newsurban.id, di salah satu warkop, Dahe mengatakan bahwa dengan segala keterbatasan, hanya ini yang bisa ia lakukan untuk menghidupi keluarga.

Baca Juga: MOU dengan BPJS Kesehatan, Kadin Bone Siap Jadi Garda Terdepan Pelaku UMKM

“Saya juga dulu pernah hidup normal. Bisa berjalan kaki dengan badantegak. Tetapi saya jatuh sakit dan sampai hari ini kaki saya tidak sembuh hingga tidak berfungsi normal seperti dulu sebelum sakit,” tuturnya Minggu (17/7/2022).

Ia juga mengaku menghidupi keluarganya, dia harus berjuang. Karena dia, memiliki istri dan 3 anak yang masih bersekolah.

“Suka duka pun kujalani. Terkadang saya mendapatkan hasil sedikit. Begitu juga saya terkadang mendapatkan yang lebih dan ada pula memberikan saya uang saja tanpa mengambil barang jualan saya,” ungkap Dahe.

Baca Juga: Bupati Bone Janji Rampungkan Pembangunan Bola Soba Tahun Ini

Ia juga tidak mau-dikatakan pengemis. Karena ia menganggap menilai masih bisa berusaha tanpa meminta-minta.

“Saya menawarkan barang dagangan. Tetapi kalau ada yang memberikan uang cuma-cuma, tentunya saya ambil. Karena itu juga namanya rezeki, pemberian dari seseorang,” ujarnya.

Prinsip dia, selagi masih bisa berusaha, harus terus berjuang. “Jangan pernah menyerah, karena Tuhan telah memberikan kita rezeki dengan jalan yang berbeda,” ucapnya. (fan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button