MetroNewsNusantara

Helmy Budiman Dorong Pemuda Berpartisipasi Kembangkan Ruang Ekspresi

# Di Workshop Collaborative Governance III

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar Helmy Budiman, S.STP, MM, mendorong pemuda ikut berpartisipasi dalam pembangunan dengan mengembangkan ruang ekspresi dan inklusi.

Hal itu, ia sampaikan pada Workshop Collaborative Governance III, Selasa (23/08/2022). Workshop tersebut bertajuk Penguatan Kolaborasi Para Pihak untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat (Generasi Muda) dalam Mengembangkan Ruang Ekspresi dan Inklusi Sosial di Kota Makassar yang bertempat di Hotel Condotel Premier.

Baca Juga: Bentuk Kesepahaman SKPD, Bappeda Gelar Rapat Teknis Forum Satu Data Indonesia Tingkat Kota Makassar

Helmy mengatakan bahwa terkait ruang ekspresi terutama buat pemuda itu telah-dituangkan dalam RPJMD Kota Makassar. Sebagaimana di atur dalam Perda No. 5 Tahun 2021.

“Pada saat kita mau menyusun RPJMD ini kita sudah berpatokan, bahwa memang Bappeda itu sudah melihat pemuda merupakan bonus demografi. Maka kita juga sudah banyak menyiapkan anggaran untuk ruang berekspresi, terutama kepada pemuda,” ujarnya.

Helmy juga menjelaskan bahwa ada beberapa kendala terkait ruang berekspresi tersebut. Seperti pandemi Covid-19 dan masalah teknis lainnya sehingga ada beberapa project atau program yang tidak bisa-dijalankan.

Baca Juga: Program RISE, Makassar Menuju Zero Kumuh

“Akan tetapi, tanpa mengurangi porsinya mungkin kita akan laksanakan nanti di tahun 2023 mendatang. Kita juga telah menyiapkan beberapa kegiatan, khususnya di bagian kepemudaan. Seperti saya sudah sampaikan di Pariwisata, Dinas Pemuda Olahraga, BPM, untuk dukungan masyarakat. Dan lorong wisata yang banyak keterlibatan pemuda,” jelasnya.

Dia juga menyebut bahwa diskusi ini, untuk membicarakan juga terkait kegiatan yang belum di rasakan secara maksimal. Agar nantinya bisa di laksanakan dengan lebih baik lagi.

“Cuma memang keluhannya mungkin, karena belum di rasakan secara maksimal. Makanya kita diskusikan bagaimana caranya supaya bisa maksimal di laksanakan di Pemerintah Kota Makassar,” katanya. (am/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button