HukumKriminalNewsNusantaraSulsel
Trending

Dua Bulan Bekerja Tak Diberikan Gaji, Kesal Warga Bone Tikam Temannya Orang Kalimantan Hingga Tewas

BONE, NEWSURBAN.ID — Karena kesal warga Bone tikam temannya orang Kalimantan hingga tewas. Ia kesal, karena dua bulan bekerja di Kalimantan, namun tidak-diberikan gaji.

Pelaku asdalah, pemuda warga Desa Kedai Kecamatan Mare Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Ia-diamankan petugas kepolisian lantaran di duga telah menganiaya seorang warga Kabupaten Kutai Kaltim. Akibat penganiayaan itu, korban meninggal dunia Minggu (10/7/2022).

Informasi yang-dihimpun di mana pelaku US lelaki ( 22 ) ini menikam korban DP lelaki ( 44 ) pada pukul 15.30 Wita lantaran kesal karena korban sering mengelak dan tidak memberikan hak/gaji pelaku selama dua bulan saat bekerja di Kalimantan Timur.

Baca Juga: Brimob Bone Berkurban 10 Ekor Sapi dan Berbagi ke Masyarakat

Kapolres Bone AKBP Ardiansyah membenarkan hal tersebut. Menurutnya pelaku kesal lantaran tidak-diberikan gaji oleh korban selama dua bulan di sana.

“Jadi pelaku dan korban ini bertemu dirumah salah satu kerabatnya bernama lelaki Arman untuk makan siang setelah lebaran,” jelasnya.

Lanjut Ardiansyah, kemudian pelaku dan korban keluar diteras rumah duduk untuk bercengkrama.

“Tiba-tiba pelaku memungut sebuah batu dan langsung melempar kearah korban dengan jarak 3 meter. Namun saat itu korban berhasil mengelak dan tidak mengenainya.

Baca Juga: Labrak Aturan Pemilahan Tempat Sampah di Perumahan, DLH Bone Ancam Polisikan Para Developer

Pelaku sempat-dilerai oleh Arman saat mencabut badiknya. Namun pelaku berontak berhasil lepas dan menikam korban bagian dada sebanyak satu kali.

“Korban sendiri sempat meninggalkan TKP menggunakan sepeda motor namun dalam perjalanan sekitar 100 meter dari TKP korban jatuh dari sepeda motor dan-dinyatakan meninggal di tempat,” kata Ardiansyah.

Di ketahui pelaku US saat ini telah-diamankan di Mapolres Bone guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (fan)

# Kesal Warga Bone Tikam Temannya Orang Kalimantan Hingga Tewas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button