MetroMunafri ArifuddinNewsPemkot Makassar

Makassar–Jepang Perkuat Kerja Sama Strategis, Fokus Sampah hingga Pertukaran Pelajar

MAKASSAR, NEWURBAN.ID Pemerintah Kota Makassar terus memperluas kolaborasi internasional guna mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan dan berdaya saing global.

Upaya tersebut ditandai dengan kunjungan Konsulat Jenderal Jepang di Makassar, Ohashi Koichi, yang diterima langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Balai Kota Makassar, Selasa (28/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan kerja sama antara Kota Makassar dan sejumlah kota di Jepang. Fokus utama kolaborasi mencakup penanganan persampahan, pengendalian banjir, pengurangan kemacetan, hingga pengembangan program pertukaran pelajar.

Ohashi Koichi menyampaikan bahwa kerja sama antara Makassar dan kota-kota di Jepang akan terus dilanjutkan dan diperkuat, salah satunya melalui program kolaborasi Makassar–Kawasaki.

“Kami kembali memperkuat kerja sama melalui program Makassar dan Kawasaki Project, khususnya di bidang lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, terdapat sejumlah isu strategis perkotaan yang menjadi perhatian bersama, seperti pengelolaan sampah, potensi banjir, serta kemacetan lalu lintas yang membutuhkan solusi berkelanjutan.

Ia juga mengungkapkan bahwa kerja sama sebelumnya telah berjalan pada sektor penyediaan air minum dan kini kembali mendapat persetujuan dari Kementerian Lingkungan Hidup Jepang sebagai proyek lanjutan.

“Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan kota yang lebih berkelanjutan,” tambahnya.

Ohashi menilai Jepang memiliki pengalaman dan teknologi yang dapat dikolaborasikan dengan Makassar untuk menjawab berbagai tantangan perkotaan.

“Kami melihat peluang besar dalam kerja sama di bidang persampahan, pengendalian banjir, dan transportasi. Kota-kota di Jepang siap berkolaborasi dengan Makassar,” jelasnya.

Selain itu, kerja sama juga diarahkan pada penguatan hubungan generasi muda melalui program pertukaran pelajar antara Indonesia dan Jepang.

Program tersebut dinilai penting untuk membangun pemahaman lintas budaya, pertukaran pengetahuan, serta mempererat hubungan bilateral di masa depan.

“Kami sangat gembira dengan rencana pertukaran pelajar ini. Generasi muda kedua negara perlu saling bertukar wawasan dan memperkuat hubungan sebagai mitra,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif peluang kerja sama tersebut. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus membuka ruang kolaborasi internasional yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami sangat terbuka terhadap kerja sama yang memberikan manfaat nyata, baik dalam penanganan lingkungan, pembangunan infrastruktur, maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pertukaran pelajar,” ujarnya.

Munafri berharap sinergi dengan pemerintah dan kota-kota di Jepang dapat memperkuat kapasitas Makassar dalam menghadapi tantangan perkotaan sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik di masa mendatang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button