
BONE, NEWSURBAN.ID — Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, resmi membuka akses infrastruktur baru di wilayah utara Bone. Ia meresmikan pembangunan Jalan Beton Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang menghubungkan ruas Awang Cenrana menuju Lebongnge di Desa Awang Cenrana, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone, pada Rabu (24/6/2026).
Acara peresmian tersebut juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Bone Hj. Maryam Andi Asman, Wakil Ketua DPRD Bone Khairul Amran, beserta sejumlah anggota legislatif dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jajaran Pemkab Bone.
Infrastruktur jalan layang beton sepanjang 3 kilometer ini mengemban misi penting untuk mempermudah mobilitas warga. Selain itu, pemerintah daerah memproyeksikan jalur baru tersebut mampu memangkas biaya logistik serta mendongkrak sektor pertanian lokal.
Berkah Pasca-Kemerdekaan Bagi Petani Cenrana
Merespons perbaikan tersebut, Kepala Desa Awang Cenrana, Abdul Hamid, mengungkapkan rasa haru dan syukur yang mendalam. Ia membeberkan fakta bahwa sejak Indonesia merdeka, jalur penghubung Awang Cenrana-Lebongnge ini hampir tidak pernah mendapatkan sentuhan pembangunan yang layak. Oleh karena itu, kehadiran aspal beton ini menjadi sejarah baru bagi desa mereka.
”Kami mewakili seluruh elemen masyarakat Cenrana mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Bone atas kepedulian nyata ini,” ungkap Abdul Hamid.
Ia juga menambahkan bahwa mayoritas penduduk setempat menggantungkan hidup pada sektor agraris. Selama ini, para petani lokal memanfaatkan sumur bor dan sistem air bawah tanah guna mengairi lahan mereka, sehingga kehadiran jalan mulus akan sangat membantu distribusi hasil panen.
Komitmen Pembangunan Bertahap di Tengah Keterbatasan
Sementara itu, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa perluasan konektivitas antarwilayah tetap menjadi skala prioritas dalam agenda kerjanya. Meski demikian, ia tidak menampik bahwa keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mematok pemerintah untuk bergerak secara selektif.
”Pemerintah daerah mengantongi daftar panjang perbaikan jalan di berbagai kecamatan. Namun, karena anggaran kita terbatas, maka kami mengeksekusinya secara bertahap berdasarkan tingkat urgensi tertinggi,” jelas Andi Asman.
Lebih lanjut, ia memaparkan catatan kinerja dinas terkait selama masa kepemimpinannya. Pemkab Bone setidaknya telah menuntaskan perbaikan jalur transportasi darat sepanjang 350 kilometer, yang meliputi kombinasi pengaspalan, pembetonan, hingga pemasangan paving block.
Andi Asman optimis bahwa pemerataan fasilitas publik ini akan menstimulus pertumbuhan ekonomi mikro di pedesaan. “Kami akan terus mengawal pembenahan infrastruktur ini agar seluruh lapisan masyarakat Bone dapat mengecap manfaatnya secara merata,” pungkasnya.(farhan)










