MetroNewsSulsel

Mahasiswa KKN Unhas Rancang Fasilitas Bank Sampah Berkelanjutan di Kelurahan Kassi Pangkep

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja berupa perancangan fasilitas bank sampah berkelanjutan di Kelurahan Kassi, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep.

 

Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Juli 2026 tersebut diisi dengan pemaparan konsep desain fasilitas bank sampah, penjelasan spesifikasi material bangunan yang akan digunakan, serta penyerahan dokumen Detailed Engineering Design (DED) kepada Pemerintah Kelurahan Kassi sebagai acuan teknis dalam proses pembangunan fasilitas di masa mendatang.

Perancangan fasilitas bank sampah ini bertujuan menghadirkan sarana pengelolaan sampah yang fungsional, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat setempat. Melalui desain yang telah disusun, mahasiswa KKN berharap pengelolaan sampah di Kelurahan Kassi dapat dilakukan secara lebih sistematis, mulai dari proses pemilahan, penyimpanan, hingga distribusi sampah yang memiliki nilai ekonomi.

Dalam pemaparannya, tim mahasiswa menjelaskan secara rinci konsep bangunan yang dirancang, mulai dari tata letak ruang, alur operasional bank sampah, hingga pemilihan material konstruksi. Seluruh aspek tersebut disusun dengan mempertimbangkan daya tahan bangunan, kemudahan perawatan, efisiensi biaya pembangunan, serta kenyamanan bagi masyarakat yang akan memanfaatkan fasilitas tersebut.

Penanggung jawab program kerja, Helena Marchia, mengatakan penyusunan dokumen DED tidak dilakukan secara instan. Sebelum menyusun rancangan, tim mahasiswa terlebih dahulu melakukan identifikasi kebutuhan masyarakat, observasi langsung terhadap kondisi lokasi, serta berdiskusi dengan pemerintah kelurahan untuk memastikan desain yang dihasilkan sesuai dengan kondisi lapangan.

Menurut Helena, pendekatan partisipatif tersebut menjadi salah satu kunci agar fasilitas yang nantinya dibangun benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif.

“Perancangan ini tidak hanya menghasilkan gambar desain, tetapi juga menjadi panduan teknis yang dapat digunakan sebagai dasar pembangunan fasilitas bank sampah di Kelurahan Kassi. Kami berharap dokumen DED ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih tertata dan berkelanjutan,” ujar Helena.

Ia menambahkan, keberadaan dokumen DED diharapkan dapat mempermudah pemerintah kelurahan maupun pihak terkait ketika akan merealisasikan pembangunan fasilitas tersebut, karena seluruh aspek teknis telah disusun secara sistematis.

Program ini juga menjadi wujud implementasi peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang tidak hanya memberikan edukasi kepada masyarakat, tetapi juga menghadirkan solusi yang dapat diterapkan secara nyata. Melalui penyusunan DED, mahasiswa KKN Unhas memberikan kontribusi dalam bentuk dokumen perencanaan yang dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Keberadaan bank sampah dinilai memiliki peran strategis dalam mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA). Selain membantu menjaga kebersihan lingkungan, sistem bank sampah juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari rumah. Sampah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat dipilah, dikumpulkan, dan memiliki nilai ekonomi sehingga memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat.

Selain aspek lingkungan, pengelolaan bank sampah yang berjalan dengan baik juga berpotensi mendorong pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan ekonomi berbasis daur ulang. Dengan demikian, keberadaan fasilitas yang dirancang tidak hanya berorientasi pada pengelolaan limbah, tetapi juga dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara optimal.

Di akhir kegiatan, mahasiswa KKN Gelombang 116 Universitas Hasanuddin secara simbolis menyerahkan dokumen Detailed Engineering Design (DED) Bank Sampah kepada Pemerintah Kelurahan Kassi. Penyerahan tersebut menjadi penanda selesainya proses perancangan sekaligus bentuk komitmen mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui ilmu pengetahuan dan keahlian yang dimiliki.

Pemerintah Kelurahan Kassi diharapkan dapat memanfaatkan dokumen tersebut sebagai referensi utama dalam proses pembangunan fasilitas bank sampah di masa mendatang. Dengan adanya perencanaan yang matang, pembangunan dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin berharap budaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat terus berkembang di Kelurahan Kassi. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan perguruan tinggi diyakini menjadi faktor penting dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button