MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – PT BYD Indonesia bersama BYD Haka Auto membawa BYD Tech Culture Fest 2026 ke Kota Makassar. Kegiatan yang berlangsung di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Makassar pada 2–6 September 2026 ini menjadi momentum untuk memperkenalkan lebih dekat perkembangan teknologi kendaraan energi baru kepada masyarakat.
Berbeda dengan pameran otomotif pada umumnya, BYD Tech Culture Fest 2026 tidak hanya menampilkan kendaraan. Pengunjung juga diajak memahami teknologi di balik kendaraan elektrifikasi sekaligus merasakan langsung pengalaman berkendara melalui fasilitas test drive dan test ride.
Makassar menjadi salah satu kota dalam rangkaian roadshow BYD Tech Culture Fest 2026 setelah sebelumnya digelar di Jakarta, Medan, Surabaya, dan Bandung.

Head of Training BYD Indonesia, Enung Nurhasanah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya BYD mendekatkan teknologi kendaraan energi baru kepada masyarakat.
Menurutnya, perkembangan kendaraan elektrifikasi perlu diperkenalkan melalui pengalaman langsung agar masyarakat dapat memahami manfaat dan teknologi yang ditawarkan.
“Karena BYD percaya bahwa green mobility bukan hanya untuk dibicarakan, tapi juga harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Enung saat pembukaan BYD Tech Culture Fest Makassar, Rabu (2/9/2026).
Lihat postingan ini di Instagram
Ia menilai teknologi kendaraan energi baru saat ini bukan lagi sekadar gambaran mengenai transportasi masa depan. Teknologi tersebut mulai menjadi bagian dari kebutuhan mobilitas masyarakat sehari-hari.
“Melalui BYD Tech Culture Fest 2026, kami ingin masyarakat tidak hanya melihat teknologi kendaraan energi baru, tetapi juga merasakan secara langsung bagaimana inovasi tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Tampilkan Blade Battery hingga Teknologi DM
Salah satu daya tarik BYD Tech Culture Fest 2026 adalah area edukasi teknologi. BYD memperkenalkan sejumlah inovasi yang menjadi bagian penting dari pengembangan kendaraan elektrifikasinya.
Teknologi tersebut antara lain e-Platform 3.0, Blade Battery, serta sistem Dual Mode (DM) generasi kelima.
Ketiganya menjadi bagian dari teknologi yang dikembangkan BYD untuk menghadirkan kendaraan dengan efisiensi, performa, dan tingkat keamanan yang semakin baik.

Selain area teknologi, sejumlah kendaraan BYD juga dipamerkan di lokasi acara. Pengunjung dapat melihat langsung BYD Atto 1, M6 DM, dan Seal 6 DM.
BYD juga menawarkan teknologi Dual Mode sebagai alternatif bagi konsumen yang ingin menikmati karakter kendaraan elektrifikasi sekaligus memiliki fleksibilitas lebih dalam melakukan perjalanan.
Salah satu model yang menjadi perhatian adalah M6 DM. Model tersebut diperkenalkan BYD sebagai kendaraan DM pertama mereka di Indonesia pada pertengahan 2026.
M6 DM diklaim memiliki kemampuan efisiensi bahan bakar hingga 65 kilometer per liter.
“Melalui kombinasi teknologi EV dan DM, BYD dapat menghadirkan lebih banyak pilihan kepada masyarakat,” kata Enung.
Masyarakat yang datang ke lokasi juga dapat mencoba langsung kendaraan melalui sesi test drive dan test ride yang disediakan selama kegiatan berlangsung.
Penjualan BYD di Sulsel Capai 1.150 Unit
Pemilihan Makassar sebagai salah satu lokasi BYD Tech Culture Fest 2026 bukan tanpa alasan.
Makassar memiliki posisi strategis sebagai pusat perdagangan dan jasa sekaligus pintu masuk utama menuju kawasan Indonesia Timur. Tingginya mobilitas masyarakat membuat kebutuhan terhadap kendaraan yang efisien dan ekonomis terus berkembang.
Enung mengatakan pertumbuhan pasar kendaraan listrik BYD di Indonesia menunjukkan tren positif.
Hingga 2026, BYD telah mencatat penjualan sekitar 32.800 kendaraan listrik di Indonesia dengan pangsa pasar sekitar 36 persen.
Sementara di Sulawesi Selatan, jumlah kendaraan BYD yang telah diserahkan kepada konsumen mencapai sekitar 1.150 unit.
Pangsa pasar BYD di Sulawesi Selatan disebut telah berada di kisaran 30 persen.
“Bagaimana di Sulawesi Selatan? Kita sudah menyerahkan 1.150 kendaraan kepada customer dengan pangsa pasar kurang lebih sekitar 30 persen,” ungkap Enung.
Pertumbuhan tersebut sejalan dengan meningkatnya adopsi kendaraan energi baru di Indonesia.
Saat BYD masuk ke pasar Indonesia pada 2024, tingkat adopsi kendaraan energi baru disebut masih berada di bawah satu persen. Kini, angka tersebut telah berkembang hingga sekitar 20 persen.
Meski mengalami pertumbuhan, pasar kendaraan konvensional masih mendominasi industri otomotif nasional dengan porsi sekitar 65 persen. Kondisi ini sekaligus menunjukkan besarnya ruang pertumbuhan kendaraan energi baru di Indonesia.
Untuk mengimbangi pertumbuhan pasar, BYD terus memperluas jaringan layanan. Saat ini terdapat lebih dari 100 showroom BYD yang beroperasi secara nasional.
Khusus kawasan Sulawesi, BYD telah memiliki lima showroom. Ke depan, jaringan BYD dan Denza ditargetkan berkembang menjadi lebih dari 12 lokasi di Pulau Sulawesi.
Pemkot Makassar Dorong Penggunaan Mobil Listrik
Pemerintah Kota Makassar menyambut positif kehadiran BYD Tech Culture Fest 2026.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Makassar, Zainal Ibrahim, mengatakan kendaraan elektrifikasi memiliki relevansi dengan kebutuhan mobilitas Kota Makassar.
Sebagai kota metropolitan, Makassar menghadapi tantangan tingginya jumlah kendaraan yang beroperasi setiap hari.
“Kita membutuhkan sistem transportasi dan ekosistem mobilitas yang semakin modern, efisien, nyaman, aman, serta ramah lingkungan,” ujar Zainal.
Ia menyebut berdasarkan data yang diketahuinya ketika masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, terdapat hampir dua juta kendaraan roda dua dan roda empat di Makassar.

Jumlah tersebut merupakan bagian dari sekitar enam juta kendaraan yang tercatat di Sulawesi Selatan.
Besarnya populasi kendaraan turut menjadi tantangan dalam pengendalian polusi udara. Karena itu, penggunaan kendaraan listrik dan hybrid dinilai dapat menjadi salah satu solusi untuk mendorong mobilitas yang lebih ramah lingkungan.
“Permasalahan yang kita hadapi adalah tingkat polusi yang sudah meningkat di Kota Makassar. Dengan memperkenalkan produk dari BYD ini, kita harapkan green energy atau energi hijau di Kota Makassar bisa lebih masif digunakan masyarakat sehingga pengurangan polusi kendaraan semakin baik,” katanya.
Menurut Zainal, manfaat kendaraan elektrifikasi tidak hanya berkaitan dengan lingkungan. Efisiensi biaya operasional juga menjadi salah satu pertimbangan yang dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat maupun perusahaan.
Kendaraan Dinas Pemkot Makassar Diarahkan Berbasis Listrik
Langkah mendorong elektrifikasi juga mulai diarahkan dalam pengadaan kendaraan dinas di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.
Zainal menegaskan kendaraan dinas baru yang dibeli Pemkot Makassar diarahkan menggunakan kendaraan listrik.
“Kebijakan Pemerintah Kota Makassar sekarang tidak boleh ada pembelian kendaraan dinas yang bensin. Harus listrik,” tegasnya.
Kebijakan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya mendorong masyarakat menggunakan kendaraan ramah lingkungan, tetapi juga berupaya menerapkannya dalam lingkungan pemerintahan.
Pemkot Makassar juga berharap perkembangan industri kendaraan elektrifikasi dapat memberikan dampak ekonomi bagi daerah.
Kehadiran jaringan penjualan dan layanan kendaraan listrik dinilai berpotensi membuka lapangan pekerjaan sekaligus menggerakkan sektor jasa, UMKM, industri pendukung, dan komunitas lokal.

Pembukaan BYD Tech Culture Fest 2026 di Makassar turut dihadiri Kepala DPMPTSP Makassar Mario Said dan Branch Manager BYD Haka Karebosi Ariandy Kaimuddin.
BYD Tech Culture Fest 2026 masih berlangsung hingga 6 September 2026 di Atrium Trans Studio Mall Makassar. Masyarakat dapat mengunjungi lokasi untuk mendapatkan edukasi mengenai teknologi kendaraan energi baru sekaligus mencoba langsung sejumlah kendaraan BYD.









