
MAKASSAR, NEWSURBAN.ID โ Wakil Ketua DPRD Makassar, Anwar Faruq, meminta kepolisian bertindak tegas terhadap perilaku anarkis yang dilakukan sekelompok anak muda di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Anwar menegaskan, Makassar merupakan kota yang dikenal damai dan aman.
Karena itu, tindakan segelintir anak muda yang berperilaku anarkis tidak boleh dibiarkan merusak citra Kota Daeng.
Ia meminta jajaran kepolisian, mulai dari Bhabinkamtibmas, kapolsek hingga Kapolrestabes Makassar, meningkatkan langkah pencegahan sekaligus menindak tegas pelanggaran yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
โJadi, pertama adalah Makassar ini kota damai. Artinya, jangan sampai ulah sekelompok anak-anak ini merusak citra Makassar yang aman dan damai,โ katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Senin (19/10/026).
Menurutnya, upaya menjaga keamanan kota tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian.
Peran keluarga, khususnya orang tua, serta pengurus RT/RW juga diperlukan untuk mengawasi perilaku anak-anak dan remaja di lingkungan masing-masing.
Anwar berharap keluarga dan masyarakat dapat mengarahkan generasi muda agar tidak terlibat dalam tindakan anarkis yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
โKami berharap kepada segenap keluarga, RT/RW agar memantau anak-anak untuk dapat bertindak yang baik dan tidak berperilaku anarkis,โ ungkapnya.
Anwar secara khusus meminta kepolisian meningkatkan ketegasan dalam menindak pelanggaran, termasuk yang melibatkan anak di bawah umur saat berkendara.
Ia menilai penegakan aturan perlu dilakukan secara konsisten agar memberikan efek jera sekaligus mencegah terulangnya pelanggaran serupa.
Anwar mencontohkan, anak yang belum berusia 17 tahun dan mengendarai kendaraan bermotor perlu ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
โYang umurnya belum 17 tahun bawa kendaraan, langsung tilang di tempat atau diambil motornya kalau tidak ada surat-suratnya. Menimbulkan efek jera kepada masyarakat, kepada anak-anak kita. Jadi, tegas saja kepolisian,โ ungkapnya.
Meski demikian, Anwar mengapresiasi upaya kepolisian yang selama ini telah bekerja menjaga keamanan dan ketertiban di Makassar.
Namun, ia berharap upaya tersebut ditingkatkan mengingat masih diperlukan langkah pencegahan yang lebih intensif, terutama untuk mengantisipasi perilaku menyimpang di kalangan anak muda.
Menurutnya, tindakan tegas perlu berjalan beriringan dengan pendekatan persuasif kepada masyarakat agar kesadaran hukum tumbuh sejak dini.
Selain meminta kepolisian meningkatkan penindakan, Anwar mendorong pemerintah menyediakan lebih banyak ruang bagi anak muda untuk mengembangkan potensi diri.
Ruang tersebut dapat berupa pelatihan keterampilan, pembinaan, maupun kegiatan positif yang membuat generasi muda lebih produktif.
Menurutnya, pembinaan menjadi bagian penting dalam mencegah anak muda terjerumus dalam perilaku anarkis.
โKami juga mengimbau pemerintah agar memberikan ruang-ruang kepada anak-anak muda untuk dididik ataupun diberikan keterampilan-keterampilan atau kegiatan-kegiatan yang positif sehingga mereka terhindar dari perbuatan-perbuatan anarkis,โ jelasnya.
Anwar berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah, keluarga, dan masyarakat dapat menjaga Makassar tetap aman dan damai.
Ia menegaskan, ketegasan aparat dalam menegakkan aturan harus diikuti pengawasan keluarga dan pembinaan berkelanjutan agar generasi muda dapat menyalurkan energi mereka melalui kegiatan yang bermanfaat. (*)









