News

Program Apartemen Ikan Gubernur Sulsel, Nelayan Barru Raup Tangkapan Senilai Rp200 Juta

BARRU, NEWSURBAN.ID – Nelayan di Desa Kupa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, memperoleh hasil tangkapan hingga 6 ton ikan bakuta dalam waktu setengah hari.

Hasil tangkapan tersebut ditaksir bernilai ekonomi mencapai Rp200 juta setelah hadirnya fasilitas apartemen ikan yang dibangun Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada 2025.

Program apartemen ikan yang dikembangkan Pemprov Sulsel tersebut ditujukan untuk mendukung produktivitas perikanan sekaligus membantu meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir.

Kepala Desa Kupa, Suardi Haruna, mengatakan keberadaan apartemen ikan memberikan manfaat bagi aktivitas penangkapan ikan nelayan setempat. Fasilitas tersebut membantu nelayan memperoleh ikan tanpa harus melaut terlalu jauh.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, atas bantuan apartemen ikan. Dengan adanya fasilitas ini, penghasilan nelayan di Desa Kupa dapat meningkat,” kata Suardi, Jumat (23/10/2026).

Menurut Suardi, salah satu hasil tangkapan yang pernah diperoleh nelayan setempat mencapai 6 ton ikan bakuta, sejenis ikan cepa, dalam waktu sekitar setengah hari. Hasil tangkapan tersebut diperkirakan memiliki nilai ekonomi hingga Rp200 juta.

Salah seorang nelayan Desa Kupa, Muhammad Anas, juga merasakan manfaat keberadaan fasilitas tersebut. Ia mengatakan apartemen ikan membantu nelayan mendapatkan hasil tangkapan dengan jarak melaut yang lebih dekat.

“Alhamdulillah, kami para nelayan di Desa Kupa tidak perlu lagi pergi jauh-jauh untuk mencari ikan. Terima kasih kepada Bapak Gubernur atas bantuan apartemen ikan ini. Manfaatnya sangat kami rasakan,” ungkap Anas.

Ia berharap program apartemen ikan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan agar manfaatnya menjangkau lebih banyak masyarakat pesisir di Sulawesi Selatan.

1.657 Unit Apartemen Ikan Dibangun pada 2025

Program apartemen ikan di Desa Kupa merupakan bagian dari pembangunan 1.657 unit apartemen ikan di 13 titik lokasi di Sulawesi Selatan sepanjang 2025.

Lokasi pembangunan mencakup Kota Makassar, Kabupaten Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Kepulauan Selayar, Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Barru, Pulau Panikiang di Kabupaten Barru, Pinrang, Luwu Timur, serta Kota Palopo.

Secara keseluruhan, program tersebut mencakup area sekitar 11 hektare di sejumlah wilayah pesisir Sulawesi Selatan.

Keberadaan apartemen ikan diharapkan dapat mendukung aktivitas perikanan tangkap dan membuka peluang peningkatan pendapatan nelayan. Namun, capaian hasil tangkapan dan nilai ekonominya tetap bergantung pada kondisi perairan, musim, serta harga ikan di pasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button