NewsSulteng

Asisten III Wakili Wali Kota Palu Hadiri Rapat Konsultasi Ranperbup Pahuwoto tentang Pedoman Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove

PALU, NEWSURBAN.ID – Wali Kota Palu yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Palu, Eka Komalasari, menghadiri Rapat Konsultasi Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) Pohuwato tentang Pedoman Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Best Western Plus Coco Palu pada 1 hingga 2 April 2026 ini turut dihadiri perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, khususnya Deputi Bidang Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan, yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pohuwato.

Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Pohuwato, Iskandar Datau, bersama sejumlah pejabat dan stakeholder dari Pemerintah Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Selain itu, kegiatan ini juga diikuti perwakilan Pemerintah Kota Palu, Pemerintah Kabupaten Donggala, serta Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Perairan Darat Deputi TLSDAP Kementerian Lingkungan Hidup, Puji Iswari, S.Hut., M.Si.

Rangkaian kegiatan diisi dengan penyampaian materi yang dimoderatori oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu, Ibnu Mundzir.

Ketua panitia kegiatan, Kepala Bagian Hukum Pemkab Pohuwato, Owin Mohi, menjelaskan bahwa tujuan pelaksanaan rapat konsultasi ini adalah untuk memperoleh masukan serta penyempurnaan terhadap rancangan peraturan bupati, sehingga dapat menjadi pedoman yang efektif dalam perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove secara berkelanjutan di Kabupaten Pohuwato.

“Melalui forum ini diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam merumuskan kebijakan yang tepat dan aplikatif,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini didukung oleh anggaran Kementerian Lingkungan Hidup, dengan Bagian Hukum Pemkab Pohuwato sebagai panitia pelaksana yang ditunjuk.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Palu, Eka Komalasari, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta serta apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Palu sebagai tuan rumah.

Ia berharap kegiatan ini dapat menghasilkan berbagai masukan konstruktif guna memperkaya substansi rancangan peraturan, sehingga mampu memberikan perlindungan optimal terhadap ekosistem mangrove sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pohuwato, Iskandar Datau, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Palu dan Kementerian Lingkungan Hidup atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan.

Ia berharap kerja sama dan koordinasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove di daerah.

Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Perairan Darat Deputi TLSDAP Kementerian Lingkungan Hidup, Puji Iswari, dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan menyampaikan bahwa penyusunan Ranperbup ini merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir.

Menurutnya, ekosistem mangrove memiliki peran penting sebagai pelindung alami dari abrasi dan dampak perubahan iklim, habitat berbagai biota, serta penopang kehidupan masyarakat pesisir.

“Diperlukan kebijakan yang komprehensif, berbasis data, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan agar implementasinya dapat berjalan efektif di lapangan,” jelasnya.

Ia juga berharap forum ini dapat menghasilkan berbagai masukan konstruktif dari pemerintah daerah, akademisi, maupun praktisi guna menyempurnakan substansi rancangan peraturan tersebut.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Rapat Konsultasi Ranperbup Pohuwato tentang Pedoman Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove secara resmi dibuka,” ucapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button