NewsNusantaraSulsel
Trending

Disnakertrans Sulsel Sosialisasikan Peluang Kerja ke Luar Negeri

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel menggelar Sosialisasi Peluang Kerja ke Luar Negeri, di Hotel Almadera Makassar, Selasa, 21 Juni 2022.

Pelaksana Tugas Kepala Disnakertrans Sulsel, Andi Darmawan Bintang, mengapresiasi kegiatan yang di gelar Seksi Pembinaan, Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Sulsel ini.

Andi Darmawan menjelaskan, permasalahan ketenagakerjaan harus diakui bersifat multi dimensional, baik politik, sosial dan ekonomi. Sehingga berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat secara umum. Untuk menghadapi tantangan tersebut,diperlukan kebijakan pembangunan ketenagakerjaan yang menyeluruh dan universal dalam memberdayakan. Serta, mendayagunakan sumber daya manusia secara optimal dan manusiawi. Agar terwujud pemerataan kesempatan kerja yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan nasional.

Baca Juga: Andi Sudirman Harap Pembangunan Tol MNP Serap Tenaga Kerja Lokal

Apalagi dua tahun lebih, pandemi Covid -19 telah meluluhlantakkan dunia dari semua sektor kehidupan. Imbasnya adalah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran.

“Alhamdulillah saat ini, kondisinya semakin berangsur berkurang dengan efek yang sangat kecil. Hal ini,dibarengi dengan menggeliatnya semua sektor, pembukaan lapangan kerja secara besar-besaran hingga pada peningkatan pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi,” kata Andi Darmawan Bintang dalam sambutannya.

Lebih lanjut Andi Darmawan menjelaskan, dari tahun ke tahun, Indonesia secara umum dan provinsi Sulsel secara khusus telah menghadapi permasalahan ketenagakerjaan yang cukup pelik. Yaitu tidak seimbangnya pertumbuhan angkatan kerja dengan kesempatan kerja yang tersedia, sehingga berakibat angka pengangguran terus bertambah.

Baca Juga: Tren Ketenagakerjaan Sulsel Membaik, Penduduk Bekerja Naik 151 Ribu, Pengangguran Turun 0,04%

“Karena itu tantangan bagi kita semua bagaimana mengatasi masalah pengangguran tersebut,” katanya.

Namun ada hal menggembirakan, bahwa dari data dari badan pusat statistik pada Februari 2022 lalu, menunjukkan tren ketenagakerjaan yang sangat bagus. Jumlah angkatan kerja pada Februari 2022 sebanyak 4.592.327 orang, naik 158.613 orang di banding Februari 2021.

“Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) naik sebesar 0,49 persen; serta Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2022 sebesar 5,75 persen, turun sebesar 0,04 persen poin di bandingkan dengan Februari 2021,” tuturnya.

Baca Juga: Pemprov & BPJS Ketenagakerjaan Kompak Tingkatkan Taraf Hidup Rakyat Sulsel

Menurut Andi Darmawan, pada bulan Mei 2022 ini, Kementerian tenaga kerja melalui Dirjen Binapenta dan PKK menetapkan 66 negara. Yang akan menjadi negara tujuan pekerja migran Indonesia. Menurut dia ini adalah kabar sangat baik, tinggal bagaimana calon merespons. Sehingga sebagian angkatan kerja yang ada dapat terserap ke luar negeri.

“Saya sangat berharap, pelaksanaan sosialisasi peluang kerja ke luar negeri ini berjalan secara berkelanjutan. Agar para calon PMI (Pekerja Migran Indonesia) mendapatkan informasi dan akses lebih baik ke negara tujuan. Kemudian, mendapatkan penempatan secara profesional serta yang tak kalah penting adalah pengurusan dokumen calon PMI secara efisien dan transparan,” jelasnya.

Tak lupa Andi Darmawan mengucapkan terima kasih kepada narasumber dari lembaga pendidikan dan pelatihan untuk Negara Jepang dan Korea.

Baca Juga: Angka Stunting Sulsel Menurun, Andi Sudirman Apresiasi Tenaga Gizi dan Konselor Stunting

“Saya sangat yakin, bahwa kehadiran perusahaan LPP ini sangat membantu dalam meningkatkan profesionalisme para calon PMI. Saya berharap kegiatan ini berjalan dengan lancar dan menjadi barometer bagi peserta. Untuk melangkah kedepan menjadi calon pekerja migran yang profesional,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan, Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Sulsel, yang juga Ketua Panitia kegiatan tersebut, Elvira Jayanti, mengaku, pakar yang di undang adalah dari lembaga pendidikan dan pelatihan untuk penempatan calon PMI Negara Jepang dan Korea.

“Namun peserta saat ini, dari quosioner yang kami bagikan, ada beberapa yang akan memilih dan berminat negara lain,” kata Elvira Jayanti kepada awak media, Selasa 21 Juni 2022.

Baca Juga: Ketua Dekranasda Sulsel Buka Pelatihan Keterampilan Bagi Pencari Kerja

Hal tersebut, kata Elvira, merupakan tantangan bagi pihaknya untuk melakukan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai stakeholder terkait. Seperti Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), untuk berbagai negara. Serta lembaga pelatihan kerja yang memiliki legalitas dari Kementerian Tenaga Kerja RI.

“Besar harapan kami, agar pelaksanaan kegiatan ini dapat memberikan outcome yang di harapkan,” tutupnya.

Di ketahui, dalam acara tersebut,dipercayakan menjadi narasumber, Kabid Pembinaan,Pelatihan,Pemagangan,Penempatan,dan Perluasan Kesempatan Kerja dengan Materi Kebijakan Ketenagakerjaan di Sulsel, Nur Eny Yahya.

Kepala Seksi Pembinaan, Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja, dengan materi Informasi Pasar Kerja ke Luar Negeri, Elvira Jayanti; Direktur pelaksana LPPR ISO, dengan materi mekanisme penempatan PMI di Jepang, Budi Tahyar; dan Pembina LPK Era Hakwon, dengan materi Mekanisme Penempatan PMI di Jepang, Nurchaera Muslimin. (cr/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button