
PALU, NEWSURBAN.ID – Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, menjamu Tim LSDP Solid Waste Management dari Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, dan Bank Dunia di kawasan Taipa Beach, Senin malam, 31 Agustus 2026.
Pertemuan silaturahim ini dihadiri Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti, S.Sos, MM, sejumlah kepala OPD, camat, anggota DPRD Kota Palu, serta para stakeholder terkait.
Dari unsur pusat dan lembaga internasional hadir Yoppy Berlian ST, MT selaku Kasubdit Perencanaan Wilayah 2 Kemendagri, Rendy Jaya ST MM Analis Kebijakan Ahli Madya Subdit PMIPD, dan Seif Eljihadi selaku Project Manager LSDP beserta tim.
Dari Bank Dunia turut hadir Uri Raich selaku Co-Task Team Leader LSDP dan Senior Urban Specialist, serta Amira Z. Rizaldy sebagai Konsultan.
Dalam suasana santai, pertemuan tersebut menjadi wujud komitmen bersama untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kota Palu. Sejumlah agenda utama dibahas dengan fokus pada penguatan sistem dan infrastruktur kebersihan jangka panjang yang mendapat dukungan dari pemerintah pusat maupun lembaga internasional.
Wali Kota Hadianto menegaskan prestasi yang diraih Kota Palu saat ini merupakan hasil kerja panjang. Sebelumnya, Palu telah mendapat pengakuan nasional sebagai kota dengan transformasi pengelolaan sampah terbaik dan masuk dalam daftar kota bersih.
“Prestasi ini menjadi modal kita untuk melangkah lebih jauh. Kita ingin sistem yang dibangun tidak hanya bersih hari ini, tapi juga berkelanjutan untuk 10-20 tahun ke depan,” ujar Hadianto.
Selain dukungan pemerintah pusat, Pemkot Palu juga terus membuka ruang kolaborasi global. Pemerintah kota menggandeng berbagai pihak, termasuk investor dan lembaga internasional, untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam pengolahan sampah.
Tim LSDP mengapresiasi langkah Pemkot Palu dan menyatakan kesiapan untuk mengawal penguatan kapasitas, pendanaan, serta transfer teknologi. Tujuannya agar program pengelolaan sampah di Palu bisa menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra internasional, Kota Palu menargetkan sistem persampahan yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan dalam beberapa tahun ke depan. (ysw/*)








