NewsSulteng
Trending

Wakil Wali Kota Palu Terima Buku “Semua Bisa Kerja” Karya Rusdy Mastura

PALU, NEWSURBAN.ID — Wakil Wali Kota Palu dr. Reny A Lamadjido, menerima Buku karya H. Rusdy Mastura “Semua Bisa Kerja” dan Buku “Khazanah Arsip Gubernur dari Masa ke Masa”. Dua buku itu, ia terima langsung dari Gubernur Sulteng H. Rusdy Mastura di ruang Rapat Polibu, Senin (11/4).

Selain menerima buku “Semua Bisa Kerja” dari Gubernur H. Rusdy Mastura, Kota Palu juga terima Piagam Penghargaan Hasil Audit Kearsipan Internal kepada Perangkat Kepala OPD Daerah Lingkup Provinsi Sulawesi Tengah.

Penerimaan penghargaan di wakili oleh Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu Drs. Syamsul Saifuddin, M.M.

Baca Juga: Wawali Reny Ngopi Bareng dan Ngevlog bersama Duta Pancasila di Kota Palu

Launching kedua buku ialah rangkaian acara HUT ke-58 Provinsi Sulteng Tahun 2022.

Gubernur Sulteng, H. Rusdy Mastura berharap buku-buku ini meningkatkan minat baca masyarakat.

“Mari Kita membaca, Iqra’ bismi rabbika, baca, baca, bacalah ini biasa yang kita lupa,” dorong gubernur, menukil Surah Al-Alaq ayat ke-1 tentang perintah membaca.

Gubernur juga mengungkap hasratnya menulis lebih banyak buku dalam waktu dekat.

“Masih ada lima buku dalam otak Saya tapi belum diskusi lagi,” jelasnya.

Baca Juga: Buka Kejuaraan Balap Motor, Wawali Reny: Tingkatkan Sprortivitas!

Lebih lanjut Ia mendorong supaya hal positif ini dapat menular ke bupati dan walikota.

“Semoga adik-adik Saya, bupati walikota bisa menulis ke depan supaya makin baik literasi Kita,” harapnya.

Wagub Sulteng Drs. H. Ma’mun Amir yang turut hadir juga memberi selamat atas peluncuran buku Semua Bisa Kerja.

“Selamat Pak Gub atas sumbangsih Bapak untuk Sulawesi Tengah, semoga ke depan masalah kemiskinan dan pengangguran bisa selesai,” ujarnya memberi selamat.

Baca Juga: Publik Hearing LPKPA Kota Palu, Wawali Reny Jawab Rupa-rupa Pertanyaan Seputar Remaja

Sementara editor Buku Semua Bisa Kerja, Dr. Rahmad M. Arsyad, M. Ikom saat memberi sekapur sirih berharap buku terkait dapat menjadi guidance (petunjuk) membangun Sulteng.

“Mimpi Kita satu semua bisa kerja,” singkatnya.

Bagi editor Buku Khasanah Arsip Gubernur Dari Masa ke Masa, Muh Heriyanto justru berharap agar tata kelola pengarsipan di Sulteng makin profesional.

Karena kendala penyusunan buku yang disusunnya banyak berkutat pada arsip-arsip lama yang sulit di dapat.

Baca Juga: Dukung Penggunaan PDN, Gubernur Rusdy Mastura Dorong UMKM di Sulteng Tingkatkan Kualitas Produksi

“Sehingga Kami harus turun ke keluarga (mantan gubernur) padahal mestinya harus tersimpan di (badan) arsip,” jelasnya.

Usai prosesi launching, kedua buku masing-masing diserahkan kepada perwakilan keluarga mantan gubernur.

Di antaranya kepada keluarga gubernur Ghalib Lasahido, Abdul Azis Lamadjido dan Longki Djanggola.

Lalu dilanjut penyerahan penghargaan hasil audit kearsipan Tahun 2021 kepada unit arsip OPD dan lembaga terkait. (ysf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button