BisnisEkonomiMetroNews

FIN EXPO BIK 2026 Catat 26.372 Pengunjung, Transaksi Inklusi Keuangan Tembus Rp42,9 Miliar

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — FIN EXPO Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 yang diselenggarakan Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulsel Sulbar) bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (FKIJK Sulselbar) mencatat capaian signifikan.

Selama tiga hari pelaksanaan pada 2–4 Oktober 2026 di Atrium Trans Mall Makassar, kegiatan bertema “Akses Keuangan Merata, Ekonomi Berdaya, Masyarakat Sejahtera” tersebut mencatat 26.372 pengunjung atau peserta.

Selain itu, sebanyak 1.689 rekening atau akun produk jasa keuangan dibuka maupun diaktivasi dengan total nominal transaksi atau inklusi keuangan mencapai Rp42.945.341.223.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan Bulan Inklusi Keuangan tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan edukasi dan kampanye, tetapi juga mendorong masyarakat untuk mengakses dan memanfaatkan produk serta layanan jasa keuangan secara langsung.

Kepala OJK Sulsel Sulbar, Moch. Muchlasin, mengatakan FIN EXPO BIK 2026 menjadi ruang kolaborasi untuk mendekatkan industri jasa keuangan dengan masyarakat.

“FIN EXPO BIK 2026 menjadi ruang kolaborasi untuk mendekatkan industri jasa keuangan dengan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya mengenal produk dan layanan keuangan, tetapi juga mampu memilih dan memanfaatkannya secara tepat, aman, dan produktif sesuai kebutuhan,” ujar Muchlasin.

Menurutnya, penguatan inklusi keuangan membutuhkan sinergi seluruh ekosistem, mulai dari OJK, pemerintah daerah, industri jasa keuangan, pelaku usaha, komunitas, akademisi hingga masyarakat.

Kolaborasi tersebut diperlukan untuk memperluas akses sekaligus meningkatkan pemanfaatan layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Wakil Gubernur Sulsel Apresiasi Kolaborasi

Pembukaan FIN EXPO BIK 2026 pada 3 Oktober 2026 turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi.

Fatmawati mengapresiasi sinergi OJK Sulsel Sulbar, FKIJK Sulselbar, dan industri jasa keuangan dalam menghadirkan kegiatan yang mendekatkan layanan keuangan kepada masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyambut baik pelaksanaan FIN EXPO BIK 2026 sebagai bagian dari upaya bersama memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan. Kolaborasi antara pemerintah, OJK, dan Industri Jasa Keuangan menjadi penting agar inklusi keuangan dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” ujar Fatmawati.

Ia menilai peningkatan inklusi keuangan perlu berjalan beriringan dengan penguatan literasi keuangan.

Masyarakat, kata dia, harus memiliki pemahaman yang memadai agar dapat menggunakan produk dan layanan keuangan secara bijak serta mampu menghindari berbagai risiko keuangan.

28 Booth Hadirkan Layanan Industri Jasa Keuangan

Selama tiga hari pelaksanaan, FIN EXPO BIK 2026 menghadirkan berbagai industri jasa keuangan yang memberikan layanan, informasi, edukasi, dan aktivitas interaktif kepada masyarakat.

Sebanyak 28 booth yang terdiri atas OJK, Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan industri jasa keuangan di Sulawesi Selatan disediakan dalam kegiatan tersebut.

Melalui booth tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi secara langsung mengenai berbagai produk dan layanan jasa keuangan.

Layanan yang diperkenalkan mencakup sektor perbankan, industri keuangan nonbank, pasar modal, layanan keuangan digital, pembiayaan, hingga berbagai produk yang mendukung kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.

Selain pameran, FIN EXPO BIK 2026 juga dirangkaikan dengan berbagai aktivitas edukatif dan interaktif.

Kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan, serta pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko dan aktivitas keuangan ilegal.

Transaksi Inklusi Keuangan Tembus Rp42,9 Miliar

Hingga berakhirnya pelaksanaan FIN EXPO BIK 2026, tercatat tiga capaian utama.

Pertama, jumlah pengunjung atau peserta mencapai 26.372 orang selama rangkaian kegiatan.

Kedua, sebanyak 1.689 rekening atau akun produk jasa keuangan berhasil dibuka atau diaktivasi.

Ketiga, total nominal transaksi atau inklusi keuangan mencapai Rp42.945.341.223.

Capaian tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan Bulan Inklusi Keuangan diarahkan tidak berhenti pada edukasi dan kampanye, tetapi menghasilkan akses serta pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan secara nyata.

OJK Sulsel Sulbar menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, FKIJK Sulselbar, seluruh industri jasa keuangan, serta berbagai pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan FIN EXPO BIK 2026.

Melalui kegiatan tersebut, OJK Sulsel Sulbar bersama FKIJK Sulselbar menegaskan komitmen untuk terus memperkuat ekosistem keuangan yang inklusif, produktif, aman, dan berkelanjutan.

Penguatan ekosistem tersebut diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button