
BONE, NEWSURBAN.ID โ Perselisihan yang diduga berawal dari kesalahpahaman saat siaran langsung (live) TikTok berujung aksi saling serang menggunakan senjata tajam di wilayah Lonrae, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Kamis malam (22/10/2026).
Insiden tersebut menyebabkan dua warga Kelurahan Bajoe, yakni Miftahul Khair alias Erin (28) dan Sandi, mengalami luka-luka. Keduanya kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Bone untuk mendapatkan penanganan medis.
Erin dilaporkan mengalami luka tusuk pada bagian dada kiri serta luka gores di pipi kiri, leher, dan punggung. Sementara itu, Sandi mengalami luka terbuka pada jari kelingking tangan kanan yang disebut nyaris putus akibat sabetan parang.
Berdasarkan keterangan Sandi, peristiwa tersebut bermula ketika Erin melakukan siaran langsung di TikTok. Dalam siaran itu, Erin diduga terlibat perselisihan dengan seorang pria bernama Arnol.
Perselisihan tersebut kemudian berlanjut hingga Arnol bersama saudaranya, Ardian, berniat menemui Erin. Namun, sebelum sampai di tujuan, mereka bertemu dengan Erin di tengah jalan.
Sandi mengaku mendapat informasi bahwa Arnol hendak menemui Erin. Karena Arnol merupakan sepupunya, ia kemudian menyusul untuk membantu.
โSaat mereka bertemu, mereka langsung saling serang. Erin terkena tombak oleh Arnol. Saya juga mau membantu Arnol, tetapi Erin menyerang saya lebih dahulu dan memarangi saya sehingga tangan saya terluka,โ kata Sandi.
Akibat kejadian tersebut, Erin dan Sandi mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Sementara itu, personel Satuan Intelkam dan Resmob Polres Bone bersama personel operasional Polsek Tanete Riattang yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas kemudian mengamankan Arnol dan Ardian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Saat ditemui di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone, Arnol mengakui keterlibatannya dalam insiden tersebut. Ia menyebut perselisihan bermula dari kesalahpahaman mengenai nama yang disebut dalam siaran langsung TikTok.
โDia salah paham, Pak. Karena Arnol yang dimaksud dalam live itu bukan saya, melainkan orang lain. Namun, justru saya yang didatangi,โ ungkap Arnol.
Arnol juga mengklaim bahwa Erin diduga membawa senjata tajam. Sementara itu, menurut pengakuannya, ia dan Sandi membawa tombak.
Hingga berita ini ditulis, Arnol dan Ardian telah diamankan di Mapolres Bone. Polisi juga mengamankan dua tombak yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini untuk mengungkap kronologi lengkap, termasuk penyebab pertikaian, peran masing-masing pihak, serta penggunaan senjata tajam dalam insiden yang menyebabkan dua orang mengalami luka-luka tersebut.(Farhan)









